• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, July 7, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Kebangkitan Dipasena, PT Sakti Biru Indonesia Dorong Petambak Naik Kelas Lewat Program Tribute untuk Merah Putih

MeldabyMelda
December 5, 2025
in Berita
A A
Kebangkitan Dipasena, PT Sakti Biru Indonesia Dorong Petambak Naik Kelas Lewat Program Tribute untuk Merah Putih
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE— Kebangkitan bumi Dipasena kini memasuki fase penting. PT Sakti Biru Indonesia (SBI) tampil sebagai penggerak utama transformasi kawasan tambak udang terbesar di Indonesia melalui program Pemberdayaan Petambak Bumi Dipasena: Tribute untuk Merah Putih. Program ini tidak sekadar sosialisasi, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan model pengembangan tambak modern yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan ribuan petambak di Lampung.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian PPN/Bappenas dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), menunjukkan bahwa SBI bukan hanya pelaku usaha, tetapi mitra strategis nasional yang dipercaya untuk memimpin kebangkitan sentra produksi udang Indonesia.

Direktur PT SBI, Suseno Reffandi, menegaskan bahwa Dipasena adalah aset strategis bangsa yang memiliki potensi ekonomi luar biasa. “Potensi Dipasena sangat besar. Dengan sentuhan modernisasi, infrastruktur yang memadai, dan akses permodalan yang mudah, PT SBI hadir untuk memastikan semua berjalan dan memberikan dampak nyata bagi para petambak. Kami ingin petambak menjadi pelaku utama dalam kebangkitan ini, bukan sekadar penonton,” ujarnya.

BeritaTerkait

ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

Suseno menambahkan bahwa program ini menerapkan pendekatan terpadu, mulai dari perbaikan infrastruktur tambak, penerapan sistem produksi modern, transfer teknologi budidaya, hingga akses permodalan ramah petambak. Langkah ini bertujuan mendorong petambak naik kelas, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing produk udang nasional di pasar global.

SBI juga memposisikan diri sebagai penghubung antara petambak, pemerintah, dan perbankan untuk menciptakan ekosistem tambak yang kuat, modern, dan berkelanjutan. Melalui program ini, SBI membawa tiga strategi utama:

1. Revitalisasi infrastruktur primer, termasuk perbaikan jaringan irigasi, pengaman pantai, dan fasilitas pendukung produksi yang selama bertahun-tahun menjadi hambatan bagi petambak. Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus efisiensi operasional.

2. Peningkatan kapasitas dan penerapan teknologi modern melalui pendampingan teknis, pelatihan, dan transfer pengetahuan agar petambak mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen. Penggunaan teknologi canggih ini diharapkan menjadi standar baru dalam budidaya udang di Indonesia.

3. Akses permodalan yang terbuka dan inklusif, melalui kolaborasi dengan BRI. Program ini mempermudah petambak kecil memperoleh pembiayaan produktif yang selama ini sulit dijangkau, sehingga mereka bisa melakukan perbaikan tambak, membeli pakan berkualitas, dan memanfaatkan teknologi modern.

Revitalisasi Dipasena bukan sekadar proyek, tetapi kebangkitan kembali pusat produksi udang nasional. Dengan luas 6.800 hektare dan produksi mencapai 15.895 ton udang vaname pada 2021, Dipasena menyumbang 15 persen dari total produksi nasional. SBI menekankan bahwa potensi ini dapat dilipatgandakan melalui manajemen modern, kolaborasi lintas sektor, dan program-program pemberdayaan petambak yang berkelanjutan.

Program ini telah secara resmi masuk dalam RPJMN 2025–2029, memastikan keberlanjutan pendanaan lintas kementerian serta keterlibatan berbagai pihak strategis selama lima tahun ke depan. Suseno menegaskan, dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan perbankan, Dipasena diproyeksikan kembali menjadi ikon industri tambak udang Indonesia.

Melalui program Pemberdayaan Petambak Bumi Dipasena: Tribute untuk Merah Putih, PT Sakti Biru Indonesia berkomitmen menghadirkan perubahan nyata bagi petambak lokal, menjadikan Dipasena pusat pertumbuhan ekonomi baru, lumbung produksi udang nasional, sekaligus simbol kemandirian industri akuakultur Indonesia. Program ini juga mendorong penguatan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan keterampilan dan kapasitas para petambak melalui pendampingan intensif dan fasilitas modern yang disediakan SBI.

Dengan strategi yang matang dan dukungan lintas sektor, Dipasena diharapkan bukan hanya kembali berjaya sebagai pusat produksi udang, tetapi juga menjadi model pengembangan tambak modern yang dapat direplikasi di daerah lain, sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan dampak positif yang nyata bagi ekonomi nasional.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Akses PermodalanBappenasBRIDipasenaIndustri Udang LampungModernisasi TambakPemberdayaan PetambakPT Sakti Biru IndonesiaRPJMN 2025-2029
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kontroversi Role Model PI 10% Kejati Lampung: Kuasa Hukum PT LEB Tantang Pernyataan Aspidsus

Next Post

Kritik Makin Menggema! Di Tengah Banjir Bandang Sumatera, Pangdam Misrul Soroti Kebijakan Wali Kota yang Dinilai “Sesat Pikir”

Next Post
Kritik Makin Menggema! Di Tengah Banjir Bandang Sumatera, Pangdam Misrul Soroti Kebijakan Wali Kota yang Dinilai “Sesat Pikir”

Kritik Makin Menggema! Di Tengah Banjir Bandang Sumatera, Pangdam Misrul Soroti Kebijakan Wali Kota yang Dinilai “Sesat Pikir”

Sidang Praperadilan PT LEB Makin Panas: Misteri Pasal, Bukti, dan Kerugian Negara yang Belum Terjawab

Kuasa Hukum PT LEB Bongkar “Role Model Aneh” Kejaksaan yang Dinilai Bisa Hancurkan Regulasi Migas Nasional

Kejati Lampung Tetap Bungkam, Kuasa Hukum PT LEB Bongkar Keganjilan Role Model Dana PI10%

Sidang Praperadilan PT LEB Panas! Alat Bukti Kerugian Negara Dipertanyakan, Publik Masih Bingung

Buronan Korupsi Lampung Tengah Diringkus di Hutan, Penangkapan Penuh Ketegangan

Buronan Korupsi Lampung Tengah Diringkus di Hutan, Penangkapan Penuh Ketegangan

BTN Syariah Bandar Lampung Luncurkan Program SMART: Gebrakan Sosial, Kesehatan, hingga Akselerasi KPR Subsidi 2025

BTN Syariah Bandar Lampung Luncurkan Program SMART: Gebrakan Sosial, Kesehatan, hingga Akselerasi KPR Subsidi 2025

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Puluhan Kepala SD di Natar Diduga Pelesiran Saat Jam Kerja, Publik Tunggu Penjelasan Dinas Pendidikan

Puluhan Kepala SD di Natar Diduga Pelesiran Saat Jam Kerja, Publik Tunggu Penjelasan Dinas Pendidikan

July 6, 2026
ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

July 6, 2026
Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

July 6, 2026
Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

June 25, 2026
Sensus Ekonomi dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pendataan Pemerintah

Sensus Ekonomi dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pendataan Pemerintah

June 25, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In