• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, June 10, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Program 3 Juta Rumah Harus Sejalan dengan Konsep Green Housing, Kata Himperra

MeldabyMelda
June 9, 2026
in Berita
A A
Program 3 Juta Rumah Harus Sejalan dengan Konsep Green Housing, Kata Himperra
ADVERTISEMENT

Oleh: Ir. H. Tri Joko Margono, Ketua Himperra Lampung

PANTAU FINANCE- Belakangan ini banyak masyarakat mengeluhkan kondisi rumah yang terasa semakin panas dibandingkan beberapa tahun lalu. Bahkan pada malam hari, suhu udara di dalam rumah sering kali masih terasa gerah meskipun kipas angin atau ventilasi telah digunakan.

Fenomena ini bukan sekadar perasaan. Secara ilmiah, peningkatan suhu tersebut berkaitan erat dengan perubahan iklim global yang dipicu oleh akumulasi gas rumah kaca di atmosfer.

Gas rumah kaca menyebabkan panas matahari yang seharusnya dipantulkan kembali ke luar angkasa justru terperangkap di atmosfer bumi. Akibatnya, suhu rata-rata bumi terus meningkat dari tahun ke tahun.

BeritaTerkait

Jaksa Sebut Terdakwa PT LEB Tak Dukung Pemberantasan Korupsi, Tuntut Hukuman Berat

Himperra Lampung Ikut Kawal Target Pengurangan Backlog Perumahan Nasional

Anggaran Sudah Disahkan, Besaran BOSDA Bandar Lampung Justru Menuai Polemik

Sektor bangunan dan konstruksi memang memiliki kontribusi terhadap emisi karbon global. Proses pembangunan, penggunaan material seperti semen, hingga konsumsi listrik yang tinggi untuk pendingin ruangan menjadi bagian dari penyumbang emisi tersebut.

Namun, menurut saya, tidak tepat jika seluruh persoalan suhu panas hanya dibebankan kepada sektor perumahan dan pemukiman.

Faktor terbesar justru berasal dari penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas yang digunakan untuk pembangkit listrik maupun kendaraan bermotor. Aktivitas tersebut menghasilkan emisi karbon dalam jumlah sangat besar setiap harinya.

Selain itu, kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan dan alih fungsi kawasan hijau juga memperparah kondisi. Hutan yang selama ini berfungsi sebagai penyerap karbon semakin berkurang sehingga kemampuan alam menyeimbangkan suhu bumi ikut menurun.

Persoalan sampah yang belum terselesaikan juga menjadi penyumbang masalah. Timbunan sampah organik di tempat pembuangan akhir menghasilkan gas metana yang memiliki dampak pemanasan lebih kuat dibanding karbon dioksida.

Fenomena Urban Heat Island di Kota-Kota Besar

Di Lampung, khususnya Bandar Lampung, peningkatan suhu juga dipengaruhi oleh fenomena Urban Heat Island (UHI) atau pulau panas perkotaan.

Fenomena ini terjadi ketika lahan hijau berubah menjadi kawasan yang didominasi beton, aspal, dan bangunan padat sehingga panas matahari tersimpan lebih lama dan menyebabkan suhu lingkungan meningkat.

Menurut saya, persoalan ini bukan hanya akibat bertambahnya pembangunan, tetapi juga karena masih adanya pembangunan yang tidak sepenuhnya memperhatikan tata ruang dan keseimbangan lingkungan.

Di sisi lain, pengembang resmi yang telah mengikuti aturan tata ruang sering kali menghadapi tantangan tersendiri. Tidak jarang terjadi perubahan kebijakan tata ruang yang kurang tersosialisasi dengan baik sehingga berdampak pada investasi dan perencanaan proyek yang telah berjalan.

Karena itu, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, pengembang, dan masyarakat menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan hunian dan kelestarian lingkungan.

Solusi: Kembali ke Arsitektur Tropis

Ke depan, pembangunan rumah tidak cukup hanya mengejar jumlah unit, tetapi juga harus memperhatikan kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan.

Salah satu solusi yang sangat relevan adalah penerapan konsep arsitektur tropis pasif. Konsep ini mengutamakan desain bangunan yang mampu mengurangi panas secara alami melalui sirkulasi udara yang baik, orientasi bangunan yang tepat, penggunaan material yang sesuai, serta pencahayaan alami yang optimal.

Dengan pendekatan ini, rumah dapat tetap nyaman tanpa harus bergantung penuh pada penggunaan AC yang boros energi.

Komitmen Himperra Bangun Perumahan Hijau

Sebagai organisasi pengembang perumahan rakyat, Himperra saat ini juga terus mendorong konsep green housing atau perumahan hijau berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui beberapa langkah nyata, di antaranya penggunaan teknologi bahan bangunan ramah lingkungan dan konstruksi rendah karbon.

Himperra juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam pengembangan material bangunan yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk inovasi penggunaan Sepablok sebagai alternatif konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, pengembang anggota Himperra didorong untuk menghadirkan kawasan hunian yang memiliki ruang terbuka hijau, tata kelola air yang baik, serta sirkulasi udara yang sehat bagi masyarakat.

Terbaru, dalam Rapat Kerja Himperra yang sedang berlangsung di Bali, organisasi ini juga menetapkan komitmen “Satu Rumah Satu Pohon” sebagai gerakan nasional seluruh anggota Himperra.

Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menjadi kontribusi nyata sektor perumahan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Karena pada akhirnya, rumah bukan hanya tempat tinggal. Rumah harus menjadi ruang hidup yang sehat, nyaman, dan mampu diwariskan kepada generasi mendatang bersama lingkungan yang tetap lestari.***

Source: MELDA
Tags: Arsitektur TropisGreen HousingHimperra LampungHunian BerkelanjutanPerubahan IklimPerumahan HijauProgram 3 Juta RumahRumah PanasTri Joko MargonoUrban Heat Island
ShareTweetSendShare
Previous Post

Himperra Lampung Ikut Kawal Target Pengurangan Backlog Perumahan Nasional

Next Post

Jaksa Sebut Terdakwa PT LEB Tak Dukung Pemberantasan Korupsi, Tuntut Hukuman Berat

Next Post
Jaksa Sebut Terdakwa PT LEB Tak Dukung Pemberantasan Korupsi, Tuntut Hukuman Berat

Jaksa Sebut Terdakwa PT LEB Tak Dukung Pemberantasan Korupsi, Tuntut Hukuman Berat

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Jaksa Sebut Terdakwa PT LEB Tak Dukung Pemberantasan Korupsi, Tuntut Hukuman Berat

Jaksa Sebut Terdakwa PT LEB Tak Dukung Pemberantasan Korupsi, Tuntut Hukuman Berat

June 9, 2026
Program 3 Juta Rumah Harus Sejalan dengan Konsep Green Housing, Kata Himperra

Program 3 Juta Rumah Harus Sejalan dengan Konsep Green Housing, Kata Himperra

June 9, 2026
Himperra Lampung Ikut Kawal Target Pengurangan Backlog Perumahan Nasional

Himperra Lampung Ikut Kawal Target Pengurangan Backlog Perumahan Nasional

June 9, 2026
Penutupan SMA Siger Buka Lagi Pernyataan Kritis Wiyadi terhadap Disdikbud

Penutupan SMA Siger Buka Lagi Pernyataan Kritis Wiyadi terhadap Disdikbud

June 8, 2026
Janji 2019 Kembali Dibahas, Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Sorotan

Janji 2019 Kembali Dibahas, Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Sorotan

June 7, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In