PANTAU FINANCE – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Serang 2024, sorotan kembali tertuju pada kehadiran tiga kandidat yang siap bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan di Kota Serang. Dalam dinamika politik Banten, trah dari tokoh terkemuka, Tb Chasan Sochib, kembali mendominasi panggung politik, dengan munculnya sejumlah tokoh yang memiliki potensi besar untuk memimpin kota tersebut.
Salah satu kandidat yang patut diperhitungkan adalah Ratu Ria Maryana, Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang. Dikenal sebagai adik dari mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah, Ratu Ria Maryana telah membangun komunikasi dengan Wahyu Nurjamil, Kepala Dinkop UKM Kota Serang. Isu mengenai potensi pasangan antara Ratu Ria dan Wahyu Nurjamil telah mewarnai perbincangan politik di Kota Serang.
Sementara itu, pasangan petahana Syafrudin-Subadri Ushuludin juga tidak bisa diabaikan. Sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Serang periode 2018-2023, hubungan harmonis antara keduanya telah menjadi sorotan. Dukungan yang kuat dari berbagai elemen masyarakat Kota Serang juga menjadi kekuatan tersendiri bagi pasangan ini. Jika mereka memutuskan untuk kembali berpasangan, mereka diprediksi akan menjadi kandidat terkuat dalam Pilkada Kota Serang.
Tidak ketinggalan, sinyal untuk ikut maju dalam Pilkada Kota Serang juga disampaikan oleh Budi Rustandi, Ketua DPRD Kota Serang. Kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi Serang 1 telah diumumkan, dan saat ini, Budi sedang menimbang-nimbang partai koalisi yang akan mendukungnya dalam kontestasi politik tersebut.
Dengan kehadiran tiga kandidat yang memiliki latar belakang dan potensi yang berbeda-beda, Pilkada Kota Serang 2024 diprediksi akan menjadi ajang pertarungan politik yang menarik dan penuh dengan dinamika. Masyarakat Kota Serang diharapkan akan menggunakan hak pilihnya secara bijaksana untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi masa depan kota mereka.**











