PANTAU FINANCE— Di tengah hujan deras yang mengguyur malam Selasa, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalianda tetap konsisten memastikan keamanan dan ketertiban. Kepala Lapas, Beni Nurrahman, memimpin langsung penggeledahan blok hunian sebagai bagian dari Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan kelancaran operasional lembaga.
Penggeledahan ini melibatkan personel gabungan, mulai dari Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), petugas Kamtib, hingga Regu Pengamanan Lapas, serta dukungan taruna yang terlibat sebagai bagian dari praktik profesional di lapangan. Blok hunian A, B, dan C menjadi fokus sasaran secara acak, memastikan seluruh area penghunian dicek tanpa ada kecenderungan diskriminatif. Meski hujan dan malam hari, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Menurut Kalapas Beni Nurrahman, langkah ini bersifat preventif sekaligus sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan barang terlarang. “Penggeledahan ini bertujuan memastikan situasi Lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus sebagai bentuk deteksi dini terhadap barang-barang terlarang. Namun demikian, kami tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif kepada warga binaan,” ujarnya. Pendekatan humanis ini menekankan dialog, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak-hak WBP selama proses berlangsung.
Para WBP pun menunjukkan sikap kooperatif, mempermudah jalannya penggeledahan tanpa kendala berarti. Hasil kegiatan menunjukkan tidak adanya gangguan menonjol, dan situasi Lapas Kalianda terpantau stabil. Kehadiran langsung Kalapas di lapangan juga memberikan efek positif terhadap disiplin petugas serta kepercayaan warga binaan terhadap prosedur pengamanan.
Selain menjaga keamanan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukatif bagi taruna dan petugas lapas terkait prosedur penggeledahan, standar keselamatan, serta komunikasi persuasif yang efektif. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengawasan dan pembinaan tidak harus bersifat represif, melainkan dapat mengedepankan profesionalisme dan etika pemasyarakatan.
Dengan operasi malam ini, Lapas Kalianda menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme, dan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya pada momentum penting seperti Siaga Natal dan Tahun Baru. Kombinasi pengawasan proaktif, humanis, dan kolaboratif menjadi kunci agar keamanan, ketertiban, dan pembinaan WBP tetap terjaga secara optimal.***











