Jakarta, Pantau Finance – Perusahaan anak usaha Telkom, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 1,02 triliun pada periode Januari hingga Juni 2023. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 14,65% secara tahunan (yoy) dari pendapatan laba sebesar Rp 891,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Melansir laporan keuangannya per 30 Juni 2023, pencapaian laba tersebut didorong oleh pendapatan sebesar Rp 4,12 triliun, yang menunjukkan peningkatan sebesar 10,81% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,72 triliun.
Secara rinci, pendapatan dari sewa menara telekomunikasi mencapai Rp 3,82 triliun, mengalami kenaikan sebesar 15,58% secara tahunan. Segmen ini menyumbang 92,68% dari total pendapatan Mitratel selama semester I-2023.
Namun, pendapatan dari jasa konstruksi turun sebesar 26,84% secara tahunan menjadi Rp 295,80 miliar pada tanggal 30 Juni 2023. Sementara itu, pendapatan dari jasa dan sewa listrik juga mengalami penurunan sebesar 26,84% YoY menjadi Rp 295,80 miliar.
Meskipun pendapatan meningkat, beban pokok pendapatan MTEL juga ikut naik sebesar 7,61% secara tahunan dari Rp 1,93 triliun. Selama paruh pertama tahun ini, beban pokok pendapatan Mitratel mencapai Rp 2,08 triliun.
Terkait dengan ekuitas, total ekuitas MTEL mengalami penurunan sebesar 2,20% menjadi Rp 33,06 triliun dari posisi pada 31 Desember 2022, yaitu Rp 33,8 triliun. Sementara itu, liabilitas Mitratel naik sebesar 3,82% menjadi Rp 23,72 triliun dari Rp 22,26 triliun pada akhir Desember 2022.







