• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, May 21, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita Keuangan

QRIS dan Masa Depan Pembayaran Nontunai di Indonesia

Syifa YunandabySyifa Yunanda
August 17, 2025
in Berita Keuangan
A A
QRIS dan Masa Depan Pembayaran Nontunai di Indonesia
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE – Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin mengukuhkan perannya sebagai pendorong utama transformasi pembayaran nontunai di Indonesia. Sejak diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 2019, QRIS berhasil menyatukan berbagai kode QR dari penyedia jasa pembayaran menjadi satu standar nasional yang memudahkan transaksi.

Pertumbuhan penggunaan QRIS terbilang pesat. Data Bank Indonesia mencatat, hingga pertengahan 2025 jumlah merchant yang menerima QRIS telah menembus puluhan juta, meliputi usaha mikro, kecil, hingga ritel modern. Tidak hanya di kota besar, QRIS kini juga menjangkau pasar tradisional, pedagang kaki lima, hingga wilayah terpencil.

“QRIS membuka akses bagi pelaku usaha kecil untuk ikut masuk ke ekosistem ekonomi digital, tanpa perlu biaya besar untuk perangkat pembayaran,” ujar seorang ekonom digital.

BeritaTerkait

Perbandingan E-Wallet: Siapa yang Paling Unggul?

Risiko dan Keamanan Data di Era Digital Banking

Kemudahan yang ditawarkan QRIS bukan hanya pada sisi merchant, tetapi juga konsumen. Pengguna cukup memindai satu kode QR untuk membayar dari berbagai aplikasi dompet digital atau mobile banking. Sistem ini memotong rantai proses pembayaran, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, dan mendorong efisiensi.

Ke depan, QRIS diproyeksikan akan semakin berperan dalam mendorong inklusi keuangan, mendukung transaksi lintas negara di kawasan ASEAN, serta menjadi pondasi inovasi layanan keuangan berbasis digital. Tantangan yang harus dihadapi adalah menjaga keamanan data, meningkatkan literasi keuangan digital, dan memastikan konektivitas yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan perkembangan teknologi dan dukungan regulasi yang kuat, QRIS tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi fondasi masa depan pembayaran nontunai di tanah air.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: #BankIndonesia#EkonomiDigital#InklusiKeuangan#PembayaranDigital#QRISCashlessSocietyFintechIndonesia
ShareTweetSendShare
Previous Post

Infrastruktur Perumahan: Mewujudkan Hunian Layak

Next Post

Kolaborasi Bisnis: Jalan Alternatif Mengembangkan Usaha

Next Post
Kolaborasi Bisnis: Jalan Alternatif Mengembangkan Usaha

Kolaborasi Bisnis: Jalan Alternatif Mengembangkan Usaha

Investasi dan Teknologi Blockchain: Masa Depan Keuangan Digital

Investasi dan Teknologi Blockchain: Masa Depan Keuangan Digital

Memahami Investasi Saham untuk Pemula

Memahami Investasi Saham untuk Pemula

Perkembangan Teknologi Keuangan di Asia Tenggara: Tren dan Peluang

Perkembangan Teknologi Keuangan di Asia Tenggara: Tren dan Peluang

Perbandingan Gaya Hidup vs Kemampuan Finansial

Perbandingan Gaya Hidup vs Kemampuan Finansial

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Advokat Budi Kurniawan Sebut Sidang PT LEB Kemungkinan Tunda

Advokat Budi Kurniawan Sebut Sidang PT LEB Kemungkinan Tunda

May 20, 2026
Perebutkan Piala Gubernur, Atlet Tinju Se-Lampung Siap Bertarung di PKOR

Perebutkan Piala Gubernur, Atlet Tinju Se-Lampung Siap Bertarung di PKOR

May 20, 2026
Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

April 8, 2026
Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

April 8, 2026
Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

April 7, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In