JAKARTA, Pantau Finance — Industri perbankan tengah mengalami gelombang peningkatan pemberian kredit kepada bisnis yang berfokus pada Environmental Social and Governance (ESG). Konsep ESG ini mengacu pada sektor-sektor bisnis yang mendukung upaya perbaikan lingkungan, kontribusi sosial yang positif, serta pengelolaan perusahaan yang baik.
Salah satu pelaku utamanya adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk, yang pada bulan Juni 2023 telah mengalokasikan dana pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 51,50 triliun. Bagian dari pembiayaan ini, yaitu kredit yang diberikan kepada sektor-sektor berkelanjutan, telah memberikan kontribusi sebesar 25,1% terhadap total portofolio kredit Bank CIMB Niaga.
Menurut Fransiska Oei, Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal PT Bank CIMB Niaga Tbk, hampir semua sektor pembiayaan dapat dikategorikan sebagai ESG, baik melalui pembiayaan yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB) atau yang sesuai dengan kerangka kerja produk dan layanan berdampak sosial dan lingkungan yang hijau (GSSIPS). Selain itu, bank juga telah memastikan pembiayaan berkelanjutan dengan kinerja terkait keberlanjutan dalam bentuk pinjaman/pendanaan yang terkait dengan target.
Oei menambahkan bahwa beberapa sektor, seperti energi baru dan terbarukan (EBT), secara alami masuk dalam kategori ESG. Saat ini, risiko kredit macet atau non-performing loan (NPL) dalam portofolio keuangan berkelanjutan telah berhasil dikelola dengan baik.
Bank CIMB Niaga telah menerapkan pendekatan yang komprehensif untuk memitigasi risiko dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proposal pembiayaan. Oei menekankan bahwa bank senantiasa mendorong nasabah dan calon nasabah untuk mengadopsi praktik terbaik terkait keberlanjutan di sektor masing-masing.
Kedepannya, Bank CIMB Niaga akan terus berupaya meningkatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan melalui berbagai strategi, termasuk advokasi kepada nasabah, penawaran program dan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan inisiatif lainnya.
Saat ini, Bank CIMB Niaga memiliki dua program pembiayaan terkait ESG. Program pertama adalah Sustainable Linked Loan/Financing (SLL/F) yang memberikan insentif kepada nasabah yang berhasil mencapai kinerja keberlanjutan sesuai dengan kesepakatan awal program. Program kedua adalah Sustainable Finance (SF) yang ditujukan untuk nasabah pembiayaan CIMB Niaga yang beroperasi dalam sektor sesuai dengan Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB).









