• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, May 15, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Komisi 5 DPRD Lampung Dituding Tutup Mata: Pendidikan Swasta Terancam Mati Perlahan

MeldabyMelda
September 30, 2025
in Berita
A A
Komisi 5 DPRD Lampung Dituding Tutup Mata: Pendidikan Swasta Terancam Mati Perlahan
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE– Polemik pendidikan di Provinsi Lampung kembali memanas. Komisi 5 DPRD Lampung, yang membidangi pendidikan, tampak terindikasi menutup mata atas kekhawatiran kepala sekolah swasta terkait rencana ekspansi pendidikan negeri yang berpotensi menekan eksistensi sekolah swasta.

Sorotan terbaru muncul terkait rencana pembukaan jurusan baru di SMK Negeri 5 Bandar Lampung untuk tahun ajaran 2026/2027, serta wacana pendirian SMK khusus seni di Taman Budaya. Ide ini bermula dari dialog Dewan Kesenian Lampung dengan Dirjen Kebudayaan RI, namun kemudian dibawa oleh anggota Komisi 5 DPRD Lampung, Deni Ribowo, kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Kepala sekolah swasta mengaku khawatir rencana tersebut akan mematikan lembaga pendidikan masyarakat secara perlahan. Kekhawatiran ini diperkuat fakta bahwa pada 2025, sekolah swasta sama sekali tidak mendapatkan BOSDA dari pemerintah daerah, sementara kepastian BOP untuk tahun ajaran berikutnya belum jelas. Dengan hanya sekitar 2.000 siswa yang bisa diterima dari 14.000 lebih lulusan SMP, persaingan untuk mempertahankan eksistensi sekolah swasta menjadi sangat ketat.

BeritaTerkait

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

“Kepala sekolah swasta merasa terancam karena SMK Negeri 5 sudah overload. Saat ini ada 44 rombel, tetapi hanya 26 ruang kelas. Artinya, 18 rombel lainnya tidak punya ruang yang memadai,” ujar salah satu kepala sekolah swasta.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa dasar. Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) se-Provinsi Lampung sebelumnya telah menyampaikan keluhan serupa dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi 5 pada 7 Juli 2025. Mereka menyoroti penyelenggaraan sekolah Siger, yang disebut menyalahi aturan dan telah melanggar sedikitnya sembilan regulasi, termasuk Permendikbudristek RI Nomor 36 Tahun 2014, UU Nomor 16 Tahun 2001, dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010.

Namun, hingga kini, Komisi 5 DPRD Lampung terkesan senyap. Ketua Komisi Yanuar Irawan (PDI Perjuangan) enggan memberi klarifikasi, begitu pula anggota Syukron Muchtar. Deni Ribowo, yang menjadi jembatan isu ini ke Gubernur, tidak menanggapi keluhan kepala sekolah swasta terkait pembangunan SMK baru dan pembukaan jurusan baru di SMK Negeri 5.

Akibatnya, sekolah swasta merasa terpinggirkan, sementara pemerintah daerah dan legislatif terindikasi lebih mendukung perluasan pendidikan negeri tanpa memperhatikan keseimbangan dengan lembaga pendidikan masyarakat. Inisiatif Dewan Kesenian Lampung dan Dirjen Kebudayaan yang memunculkan SMK baru ini semakin menambah kekhawatiran bahwa eksistensi sekolah swasta akan tersisih, terutama di tengah minimnya dukungan keuangan dari pemerintah.

Para kepala sekolah swasta berharap Komisi 5 DPRD Lampung dapat bertindak sebagai pengawal pendidikan masyarakat, memastikan lembaga swasta tidak “disuntik mati” perlahan. Tanpa intervensi legislatif yang tegas, sekolah swasta di Lampung menghadapi ancaman nyata untuk keberlangsungan operasional dan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Deni RibowoKomisi 5 DPRD Lampungpendidikan Lampungpolemik pendidikanSekolah swastaSMA SigerSMK Negeri 5 Bandar Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

KNPI Lampung Siapkan Musyawarah Daerah ke-XIV, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka Oktober 2025

Next Post

Mahasiswa ITERA Ajak Warga Desa Bagelen Bertani Modern Lewat Hidroponik Vertical Farming

Next Post
Mahasiswa ITERA Ajak Warga Desa Bagelen Bertani Modern Lewat Hidroponik Vertical Farming

Mahasiswa ITERA Ajak Warga Desa Bagelen Bertani Modern Lewat Hidroponik Vertical Farming

Bupati Tanggamus Dorong Hilirisasi Pertanian, Audiensi Bersama Tani Merdeka Indonesia Bahas Infrastruktur dan Alsintan

Bupati Tanggamus Dorong Hilirisasi Pertanian, Audiensi Bersama Tani Merdeka Indonesia Bahas Infrastruktur dan Alsintan

Tanggamus Luncurkan Strategi Promosi Wisata Terpadu, Lima Institusi Bersinergi Dorong Pariwisata Daerah

Tanggamus Luncurkan Strategi Promosi Wisata Terpadu, Lima Institusi Bersinergi Dorong Pariwisata Daerah

Janji Sekolah Gratis Goyah: Modul Berbayar Rp 15 Ribu di SMA Siger Jadi Sorotan

Janji Sekolah Gratis Goyah: Modul Berbayar Rp 15 Ribu di SMA Siger Jadi Sorotan

Pemkab Pringsewu Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2025, Wabup Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Pemkab Pringsewu Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2025, Wabup Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

April 8, 2026
Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

April 8, 2026
Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

April 7, 2026
Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

April 7, 2026
Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

April 6, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In