• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, May 15, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Kisruh Internal dan Dugaan Pengelolaan Anggaran Bermasalah

MeldabyMelda
February 12, 2026
in Berita
A A
Kisruh Internal dan Dugaan Pengelolaan Anggaran Bermasalah
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Sejumlah dugaan kekacauan keuangan mencuat di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada awal periode kedua kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana. Informasi internal yang beredar menyebut adanya persoalan tata kelola anggaran, mulai dari dana miliaran rupiah hingga keluhan tunjangan pegawai yang tertahan.

Sorotan Pada Pengelolaan Dana Miliaran Rupiah

Dugaan kekacauan keuangan ini pertama kali mencuat terkait anggaran Rp60 miliar yang dikaitkan dengan Kejati Lampung. Isu tersebut memicu kontroversi dan menjadi perhatian sejumlah organisasi masyarakat yang bahkan membawa persoalan ini ke ranah hukum nasional.

Selain itu, beredar informasi mengenai anggaran belanja tidak terduga sebesar Rp6 miliar yang diduga telah habis digunakan. Anggaran tersebut disebut-sebut dipakai untuk kegiatan terjadwal, bukan untuk kebutuhan darurat seperti penanggulangan bencana.

BeritaTerkait

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

“Kalau benar anggaran belanja tidak terduga sudah habis, tentu ini berisiko ketika terjadi situasi darurat,” ujar salah satu sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Aliran Dana ke Yayasan dan Proyek Gedung

Isu dugaan kekacauan keuangan juga menyeret aliran dana Rp350 juta ke rekening Yayasan Siger Prakarsa Bunda. Ketua yayasan, Khaidarmansyah, telah mengonfirmasi adanya aliran dana tersebut. Namun, penggunaan anggaran itu menuai pertanyaan publik karena dikaitkan dengan kegiatan yang dipersoalkan legalitasnya.

Selain itu, muncul informasi terkait anggaran Rp5,9 miliar untuk pembangunan gedung Kejati Lampung yang disebut belum terbayarkan pada 2025 dan masuk kategori utang. Sumber internal menyebut pencairan anggaran tersebut semestinya melalui review Inspektorat dan penetapan BPK.

“Secara prosedur, pembayaran harus melalui mekanisme pengawasan dan penetapan sesuai aturan,” kata seorang pemerhati tata kelola keuangan daerah.

Tunjangan ASN dan Keluhan Guru

Dugaan kekacauan keuangan turut berdampak pada aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kontrak. Informasi yang beredar menyebut tunjangan kinerja (tukin) tertahan karena 25 persen Dana Alokasi Umum (DAU) transfer pemerintah pusat belum dapat dicairkan.

Kondisi ini diduga berkaitan dengan persoalan administratif di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi yang disampaikan kepada publik.

Di sisi lain, sejumlah guru SD juga mengeluhkan adanya permintaan sumbangan antara Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per sekolah untuk mengikuti kegiatan tertentu. Keluhan tersebut menambah daftar panjang dugaan persoalan tata kelola.

Transparansi Anggaran Jadi Tuntutan Publik

Berbagai dugaan kekacauan keuangan ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Hingga kini, pejabat berwenang belum memberikan keterangan resmi yang komprehensif untuk menjawab isu-isu yang berkembang.

Pengamat kebijakan publik menilai, keterbukaan informasi menjadi kunci meredam spekulasi. “Jika ada dugaan kekacauan keuangan, pemerintah daerah harus proaktif membuka data dan menjelaskan secara detail agar tidak menimbulkan krisis kepercayaan,” ujarnya.

Publik kini menanti klarifikasi resmi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung guna memastikan apakah dugaan kekacauan keuangan tersebut memiliki dasar kuat atau sekadar isu yang belum terverifikasi.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: anggaran Rp60 miliarbelanja tidak terdugaDAU Bandar Lampungdugaan kekacauan keuanganEva DwianaPemkot Bandar LampungTransparansi Anggarantunjangan ASN
ShareTweetSendShare
Previous Post

Mahasiswa Ancam Aksi Lanjutan Jika Siswa SMA Siger Tak Dipindahkan

Next Post

Dari Keluhan Siswa ke Rencana APBD 2027, SMA SIGER Jadi Perbincangan

Next Post
Dari Keluhan Siswa ke Rencana APBD 2027, SMA SIGER Jadi Perbincangan

Dari Keluhan Siswa ke Rencana APBD 2027, SMA SIGER Jadi Perbincangan

Hibah Gedung Kejati Lampung Disorot, Pengawasan Jamwas Jadi Perhatian Publik

Hibah Gedung Kejati Lampung Disorot, Pengawasan Jamwas Jadi Perhatian Publik

Jalan Palapa Rusak Parah, Warga Desak Penanganan Cepat

Jalan Palapa Rusak Parah, Warga Desak Penanganan Cepat

Polemik SMA Siger Kian Liar, Masa Depan Anak Dipertaruhkan

Panji Padang Ratu Soroti Konsistensi Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Gaji Honorer Terancam, Sekolah Desak Kepastian Penyaluran BOSDA

Gaji Honorer Terancam, Sekolah Desak Kepastian Penyaluran BOSDA

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

April 8, 2026
Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

April 8, 2026
Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

April 7, 2026
Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

April 7, 2026
Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

April 6, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In