• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, May 15, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Warga Menunggu Internet Gratis, Pemkot Bandar Lampung Dihantam Isu Anggaran

MeldabyMelda
January 24, 2026
in Berita
A A
Warga Menunggu Internet Gratis, Pemkot Bandar Lampung Dihantam Isu Anggaran
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Janji penyediaan internet gratis hingga tingkat RT yang disampaikan dalam debat Pilkada Bandar Lampung 2024 kini berhadap-hadapan dengan realitas di lapangan. Saat warga masih menunggu akses internet merata, Pemerintah Kota Bandar Lampung justru menuai sorotan publik terkait prioritas anggaran, kondisi jalan berlubang, dan minimnya transparansi pengelolaan APBD.

Janji Internet Gratis Hingga RT

Dalam debat calon wali kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyatakan telah menyediakan internet gratis di kelurahan, pasar, UMKM, dan sejumlah titik strategis. Ia bahkan menjanjikan perluasan layanan internet gratis hingga ke tiap RT apabila kembali terpilih.

Wakilnya, Deddy Amrullah, menambahkan bahwa pemerintah kota akan melakukan pemantauan rutin bersama Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memastikan jaringan tidak mengalami gangguan atau blank.

BeritaTerkait

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Namun, hingga kini janji tersebut dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Sejumlah warga mengaku belum menikmati layanan internet gratis sebagaimana disampaikan dalam debat publik.

Dana Hibah Rp60 Miliar Picu Kontroversi

Di tengah belum optimalnya realisasi program internet gratis, Pemkot Bandar Lampung justru mengalokasikan dana hibah sebesar Rp60 miliar untuk pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi Lampung. Kebijakan ini memicu perdebatan publik mengenai skala prioritas penggunaan anggaran daerah.

Sorotan semakin tajam setelah aliran dana hibah tersebut mencuat ke publik, menyusul klarifikasi sejumlah organisasi perangkat daerah dan wali kota ke Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu.

Kondisi Jalan Rusak Jadi Keluhan Warga

Sementara itu, warga Bandar Lampung justru dihadapkan pada persoalan infrastruktur dasar. Jalan berlubang masih mudah ditemui di berbagai titik kota, seperti di sepanjang Jalan Kepodang, Kelurahan Susunan Baru, kawasan Goa Jajar, hingga simpang lampu merah Pasar Tamin.

Alih-alih menikmati internet gratis di tingkat RT, masyarakat mengeluhkan risiko keselamatan saat berkendara akibat kondisi jalan yang rusak dan belum tertangani secara menyeluruh.

Transparansi APBD Dipertanyakan

Situasi ini mendorong publik mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan APBD Kota Bandar Lampung. Hingga kini, kebijakan anggaran dinilai kurang terbuka kepada masyarakat.

Isu yang berkembang menyebutkan adanya pengeluaran anggaran senilai Rp200–250 juta tanpa persetujuan DPRD. Meski belum ada penjelasan resmi secara rinci, kabar tersebut semakin menambah keraguan publik terhadap tata kelola keuangan daerah.

Peran DPRD Dinilai Terpinggirkan

Sejumlah kalangan menilai posisi DPRD Kota Bandar Lampung sebagai lembaga legislatif mulai terpinggirkan dalam proses pengambilan kebijakan anggaran. Padahal, DPRD memiliki fungsi pengawasan sebagai representasi suara rakyat.

Jika peran DPRD tidak lagi diperhitungkan, publik mempertanyakan sejauh mana aspirasi warga benar-benar diakomodasi dalam kebijakan pemerintah kota.

Salah satu komisi DPRD Kota Bandar Lampung bahkan menyampaikan kekhawatirannya terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tanpa kompromi, termasuk dana hibah serta aliran dana ratusan juta rupiah ke yayasan yang pengurusnya merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana.

Menunggu Kejelasan dan Konsistensi Kebijakan

Kondisi ini menempatkan Pemkot Bandar Lampung pada persimpangan penting antara realisasi janji politik dan kebutuhan dasar masyarakat. Internet gratis, perbaikan infrastruktur jalan, serta pengelolaan anggaran yang transparan kini menjadi tuntutan publik yang sulit diabaikan.

Masyarakat berharap pemerintah kota mampu menjawab kontradiksi tersebut dengan kebijakan yang lebih terbuka, terukur, dan berpihak pada kepentingan warga.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBD BANDAR LAMPUNGBANDAR LAMPUNGdana hibahInternet gratisJalan berlubang
ShareTweetSendShare
Previous Post

DPRD Mengaku Kecolongan, Aliran APBD ke SMA Siger Dipertanyakan

Next Post

Panji Padang Ratu: Pengurus Yayasan SMA Siger dan Pejabat Disdik Perlu Klarifikasi

Next Post
Laskar Lampung Kritik Eva Dwiana Soal Pengelolaan Aset Daerah

Panji Padang Ratu: Pengurus Yayasan SMA Siger dan Pejabat Disdik Perlu Klarifikasi

Disdik Lampung Dalami Legalitas SMA Siger 1 dan 2

Disdik Lampung Dalami Legalitas SMA Siger 1 dan 2

Aset Negara Dipakai Sekolah Swasta, DPRD Dalami Kasus Sekolah Siger

Aset Negara Dipakai Sekolah Swasta, DPRD Dalami Kasus Sekolah Siger

Guru Akui Transaksi Modul di Tengah Klaim Hibah SMA Siger

Guru Akui Transaksi Modul di Tengah Klaim Hibah SMA Siger

Tanah TNI AU Diduga Jadi HGU, LADAM Desak Klarifikasi Terbuka

Tanah TNI AU Diduga Jadi HGU, LADAM Desak Klarifikasi Terbuka

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

April 8, 2026
Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

April 8, 2026
Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

April 7, 2026
Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

April 7, 2026
Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

April 6, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In