• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, July 6, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Puisi Kritik Sosial Hadirkan Refleksi Kemanusiaan yang Menggugah

MeldabyMelda
February 16, 2026
in Berita
A A
Puisi Kritik Sosial Hadirkan Refleksi Kemanusiaan yang Menggugah
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Dunia sastra kembali ramai oleh kemunculan suara muda yang tajam dan berani.

Penyair muda berbakat Muhammad Alfariezie mencuri perhatian publik lewat puisinya berjudul Tegar Alat Tukar, sebuah karya reflektif yang memadukan simbolisme kuat dengan kritik sosial yang menggugah kesadaran.

Tegar Alat Tukar

Anak-anak SMA Siger: tikar
pantai, tegar alat tukar

BeritaTerkait

ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

Petinggi partai hingga
guru berjilbab, berkacamata
dan berpeci hitam berjanggut
panjang beruban– tidak paham
betapa rapuhnya terduduk
di pasir, tersorot panas
gelombang

Mereka menimpahnya, rebah
memandang indah dan terus
mengupayakannya penghasil
uang sewa, mempromosikannya
sampai ke bapak tua berkendara
Honda Astrea

2

Anak-anak SMA Siger, tikar
pantai, tegar alat tukar

Pemiliknya kaya tapi
penyimpanannya asal taruh
tanpa lebih dulu mencicip
wangi

Tak pernah dicuci. Dilempar
masuk gudang, tergeletak
buyar tanpa tata

Mereka tikar, enggak bisa
bicara tak sanggup melawan
meski pengap dan gelap
tempat mereka sekarang

Anak-anak SMA Siger, tikar
pantai, tegar alat tukar

2026

Repetisi Larik Tekan Emosional

Puisi tersebut menampilkan metafora sentral “tikar” sebagai representasi manusia yang diperlakukan layaknya barang pakai dalam sistem sosial yang timpang.

Dengan repetisi larik “Anak-anak SMA Siger, tikar / pantai, tegar alat tukar”, penyair membangun tekanan emosional sekaligus menghadirkan ritme retoris yang mudah diingat.

Dehumanisasi Eksploitasi dalam Karya Estetis

Secara tematik, karya ini menyoroti persoalan dehumanisasi dan eksploitasi, terutama terhadap kelompok yang tidak memiliki kuasa untuk bersuara.

Imaji konkret seperti “pasir”, “panas”, dan “gudang gelap” mempertegas suasana keterasingan dan penelantaran, menjadikan puisi terasa bukan sekadar karya estetis, melainkan juga dokumen sosial puitik.

Keberanian Metafora Simbolik

Pengamat sastra menilai kekuatan utama puisi ini terletak pada keberanian metafora yang lugas namun simbolik.

Struktur repetitif yang ia gunakan memperlihatkan kematangan teknik, sementara pilihan diksi sederhana membuat pesan mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman makna.

Gaya ini menunjukkan kecenderungan penyair mengarah pada tradisi puisi kritik sosial yang menempatkan sastra sebagai medium kesadaran publik.

Lapisan Tafsir Non-Bahasa Rumit

Meski demikian, sejumlah kritikus mencatat bahwa kelugasan metafora membuat lapisan tafsir menjadi relatif langsung.

Namun bagi banyak pembaca, justru di situlah letak daya pukau karya ini: ia tidak bersembunyi di balik kerumitan bahasa, melainkan menampar realitas secara terbuka.

Posisi Penting Muhammad Alfariezie

Kehadiran Tegar Alat Tukar menegaskan potensi Muhammad Alfariezie sebagai salah satu suara muda yang patut diperhitungkan dalam lanskap sastra Indonesia kontemporer.

Jika konsistensi estetik dan keberanian tematik ini terus diasah, bukan tidak mungkin namanya akan segera menempati posisi penting di generasi penyair berikutnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: kritik sosial sastramuhammad alfarieziepenyair muda Indonesiapuisi kritik sosialpuisi simboliksastra Indonesia kontemporer
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pengelolaan Dana Publik Disorot, Transparansi Lembaga Penerima Hibah Dituntut

Next Post

Kepala SMPN 13 Tegaskan Transparansi Keuangan Sekolah, Bantuan Daerah Diharapkan

Next Post
Kepala SMPN 13 Tegaskan Transparansi Keuangan Sekolah, Bantuan Daerah Diharapkan

Kepala SMPN 13 Tegaskan Transparansi Keuangan Sekolah, Bantuan Daerah Diharapkan

Munculnya Penantang Baru di Tengah Kejenuhan Politik Lokal

Munculnya Penantang Baru di Tengah Kejenuhan Politik Lokal

Isu Pengawasan Hukum dan Keuangan Daerah Makin Mengemuka

Isu Pengawasan Hukum dan Keuangan Daerah Makin Mengemuka

Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Dari Dugaan Pungli hingga Debat Pilkada, Nama Deddy Amrullah Kembali Disorot

Kontroversi Hibah Pendidikan Lampung, Aparat Didorong Bertindak

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Puluhan Kepala SD di Natar Diduga Pelesiran Saat Jam Kerja, Publik Tunggu Penjelasan Dinas Pendidikan

Puluhan Kepala SD di Natar Diduga Pelesiran Saat Jam Kerja, Publik Tunggu Penjelasan Dinas Pendidikan

July 6, 2026
ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

July 6, 2026
Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

July 6, 2026
Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

June 25, 2026
Sensus Ekonomi dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pendataan Pemerintah

Sensus Ekonomi dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pendataan Pemerintah

June 25, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In