• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, May 16, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Program Desa HAM Digagas, Kasus SMA Siger Jadi Pengingat Penting

MeldabyMelda
March 11, 2026
in Berita
A A
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Rencana pertemuan dengan Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, pada Rabu (11/3/2026) menjadi momentum penting untuk menyuarakan dugaan pelanggaran hak anak dalam dunia pendidikan. Salah satu isu yang akan disampaikan adalah polemik penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di SMA Swasta Siger di Kota Bandar Lampung yang disebut berlangsung tanpa izin operasional resmi.

Pertemuan tersebut juga berkaitan dengan agenda perumusan konsep Desa HAM yang sedang dikembangkan pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan perlindungan hak asasi manusia di tingkat masyarakat.

Kasus SMA Siger Diangkat dalam Agenda Pertemuan

Dalam agenda diskusi bersama Menteri HAM, pihak yang mengangkat persoalan tersebut berharap kasus SMA Swasta Siger dapat menjadi perhatian pemerintah pusat agar praktik serupa tidak terjadi di wilayah lain.

BeritaTerkait

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Sekolah tersebut disebut telah menjalankan kegiatan belajar mengajar selama sekitar enam bulan tanpa izin operasional dari pemerintah daerah. Akibatnya, para siswa dikabarkan belum tercatat dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maupun memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait pemenuhan hak dasar pendidikan bagi para siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

 Dugaan Pelanggaran Hak Anak Jadi Sorotan

Isu SMA Siger juga dikaitkan dengan dugaan pelanggaran aspek perlindungan anak dalam penyelenggaraan pendidikan. Sejumlah pihak menilai bahwa operasional sekolah tanpa legalitas berpotensi merugikan siswa dalam hal administrasi pendidikan maupun keberlanjutan proses belajar mereka.

Kasus tersebut juga dikaitkan dengan kebijakan pemerintah daerah di Kota Bandar Lampung yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius dalam menjamin hak pendidikan anak.

Di sisi lain, pihak yang mengangkat isu ini berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut sebagai bagian dari pengawasan terhadap implementasi hak asasi manusia di sektor pendidikan.

 Penyelidikan Kasus Masih Berjalan

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dugaan permasalahan terkait SMA Siger telah masuk tahap penyelidikan oleh aparat penegak hukum sejak November 2025.

Namun hingga kini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

Selain itu, sekolah tersebut juga disebut menerima aliran dana hibah dalam jumlah besar meskipun legalitas operasionalnya masih dipersoalkan.

 Harapan Agar Desa HAM Tidak Meniru Kasus Serupa

Program Desa HAM yang sedang dirumuskan oleh Kementerian HAM diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan hak masyarakat, termasuk hak anak di bidang pendidikan.

Karena itu, berbagai pihak berharap agar kasus yang terjadi di Bandar Lampung dapat menjadi pelajaran agar tidak terjadi di daerah lain, terutama di desa-desa yang akan menjadi bagian dari program Desa HAM.

Pertemuan dengan Menteri HAM diharapkan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif serta memperkuat komitmen perlindungan hak anak dalam sistem pendidikan di Indonesia.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BANDAR LAMPUNGberita pendidikan LampungDesa HAM Indonesiahak anak pendidikankasus pendidikan LampungNatalius PigaiSMA Siger
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sidang Dendi Ramadhona Ramai Disorot, Pengamanan Terdakwa Jadi Perbincangan

Next Post

Laskar Lampung Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Kejahatan Anak

Next Post
Laskar Lampung Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Kejahatan Anak

Laskar Lampung Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Kejahatan Anak

Kolaborasi Maco Properti dan Bank Jakarta Perluas Akses KPR bagi Masyarakat

Kolaborasi Maco Properti dan Bank Jakarta Perluas Akses KPR bagi Masyarakat

Pendiri Media Lokal Lampung Tampil di Forum Nasional HAM Bersama Pimpinan Media Besar Indonesia

Pendiri Media Lokal Lampung Tampil di Forum Nasional HAM Bersama Pimpinan Media Besar Indonesia

Program MBG di Bawah Pemerintahan Prabowo–Gibran Picu Perdebatan Publik

Program MBG di Bawah Pemerintahan Prabowo–Gibran Picu Perdebatan Publik

Setahun Beroperasi di Lahan Negara, Tambang Emas Ilegal Way Kanan Disorot Laskar Lampung

Setahun Beroperasi di Lahan Negara, Tambang Emas Ilegal Way Kanan Disorot Laskar Lampung

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

April 8, 2026
Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

April 8, 2026
Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

April 7, 2026
Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

April 7, 2026
Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

April 6, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In