PANTAU FINANCE – Ketegangan antara HYBE dan ADOR belum menunjukkan tanda-tanda mereda, meninggalkan masa depan NewJeans, girl group yang telah menjadi sorotan, dalam ketidakpastian.
Konflik tiba-tiba antara CEO ADOR, Min Hee Jin, dan HYBE telah membayangi masa depan NewJeans, yang didirikan oleh ADOR, anak perusahaan HYBE.
Pada 22 April 2024, HYBE mengirimkan surat kepada Min Hee Jin yang meminta pengunduran dirinya, menudingnya ingin merebut hak manajemen. Namun, Min Hee Jin membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa dia tidak memiliki niat untuk mengambil alih hak manajemen.
Dengan HYBE memiliki mayoritas saham ADOR, sementara Min Hee Jin memiliki hanya 18 persen, pengambilalihan tanpa persetujuan HYBE menjadi tidak mungkin.
Namun, selain masalah manajemen, perselisihan ini juga menyoroti dugaan penjiplakan konsep New Jeans untuk girl grup baru ILLIT.
Meskipun demikian, masa depan NewJeans, yang terdiri dari 5 anggota, tampaknya tidak jelas. Meskipun grup ini telah meraih kesuksesan sejak debutnya pada tahun 2022, perwakilan Min Hee Jin akan pensiun dari ADOR, meninggalkan manajemen label dalam keadaan tidak pasti.
Namun, NewJeans kemungkinan akan melanjutkan aktivitas musiknya di bawah label yang sama. Namun, absennya Min Hee Jin, yang juga merupakan direktur seni grup, dapat meninggalkan kekosongan besar dalam pengembangan konsep album mereka.
Dalam menghadapi situasi yang sulit ini, NewJeans terpaksa mengambil tindakan hukum dengan mengajukan perintah terhadap ADOR untuk mengakhiri perjanjian eksklusivitas mereka.
Tetapi, masa depan grup ini masih belum pasti. Jika konflik antara HYBE dan ADOR berhasil diselesaikan, NewJeans mungkin dapat kembali ke aktivitas normal. Namun, jika tidak, mereka mungkin harus melewati proses hukum yang panjang untuk mendapatkan kebebasan dari label mereka.
Sementara itu, pertanyaan tentang stabilitas multi-label HYBE semakin meningkat, dengan kemungkinan konflik serupa terjadi di masa mendatang. Meskipun demikian, harapan akan penyelesaian damai masih tersisa, meskipun sulit untuk memprediksi arah yang akan diambil oleh kedua belah pihak.***











