• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, May 15, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Dari Jalanan Kota hingga Ruang Kelas yang Dipersoalkan

MeldabyMelda
January 30, 2026
in Berita
A A
Dari Jalanan Kota hingga Ruang Kelas yang Dipersoalkan
ADVERTISEMENT

OPINI : Arief Mulyadin

Hai Bunda, apa kabarmu?

PANTAU FINANCE- Adakah angin semilir senja yang membawa kabar baik dari kerumunan janji-janji mulusmu dulu, seperti dulu kala ketika kau berjalan di pelataran istana istri walikota dan semua jalan serupa sutra yang dibentang tanpa cela? Ah, betapa sebuah kota penuh lubang kini tampak seperti puisi yang lupa baitnya — deritanya berulang, benturan roda tak henti, seakan jalan adalah simbol bisu dari janji-janji yang lenggang tanpa realisasi.

Dulu, ketika kau berdansa di bawah sorot lampu dan mahkota pejabat, jalan-jalan malam Kota Bandar Lampung tampak mulus. Kini? Lubang-lubang itu berderet bagaikan sajak sunyi yang tak tertulis, seolah kota ini melupakan tarinya sendiri. Bukankah kau pernah berjanji menambal setiap retak dan sela agar rakyat tak tergelincir di setiap langkahnya?

Lalu, cerita bergeser — bukan ke kepedulian yang terang, namun ke dinamika pendidikan yang sarat tanda tanya. SMA Swasta Siger yang kau gaungkan sebagai oase bagi anak-anak tanpa sekolah, kini menjadi bayangan yang tak jelas bentuknya. Sekolah itu disebut-sebut mendapat dana dari APBD sekian ratus juta, bahkan direncanakan hingga Rp5 miliar anggaran tambahan, meskipun legalitasnya masih dipersoalkan dan proses izinnya belum tuntas — sehingga DPRD menolak menuangkan anggarannya sampai kejelasan hukum terpenuhi. ([Lampung Insider][1])

BeritaTerkait

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Kau menyampaikan belas kasih seorang ibu, bahkan menitikkan air mata di depan publik sekolah negeri. Namun, ketika hal yang kau bela justru menimbulkan polemik tentang legalitas, akuntabilitas, dan potensi ranah hukum— bukankah itu ironis? Ombudsman bahkan menegaskan persoalan di SMA itu bukan sekadar administratif, tetapi mengancam kepastian ijazah anak didik karena belum terdata dalam sistem negara. ([Lampung Insider][2])

Bunda, benar kah niatmu adalah mengangkat derajat anak bangsamu yang terpinggirkan? Atau ini lebih mirip drama anggaran untuk memperluas panggung kekuasaan dan kesejahteraan pribadi? Ketika Dinas Pendidikan Provinsi hanya bisa menerima permohonan izin sekolah dari yayasanmu yang telah diajukan belakangan, masyarakat masih bertanya: mengapa tidak bekerja sama dengan sekolah-sekolah swasta yang sudah berizin, tersebar di seluruh kecamatan? Bukankah itu akan menampung potensi putus sekolah secara lebih adil dan nyata?

Apakah tujuan Bunda sekadar menyelamatkan anak-anak putus sekolah, atau menjadikan APBD sebagai ladang bancakan yang elok dihias kata “kesejahteraan”? Karena ketika negeri ini menanti keadilan sosial, rakyat justru melihat akal sehat yang tertukar menjadi kepentingan sempit. Jika benar kau takut pada hukum, Bunda, pertimbangkanlah bahwa lontaran kritik ini bukan gertakan — melainkan suara mereka yang menunggu jalan yang mulus, layanan pendidikan yang sah, dan janji yang dipenuhi.

Kalau kau tidak takut pada jaksa, tidak takut pada KPK, setidaknya takutlah pada Tuhan dan anak-anak rakyatmu. Jangan biarkan janji menjadi sekadar puisi tanpa makna, yang hanya enak didengar namun tak memberi arah pada kehidupan mereka yang membutuhkannya.

Hormat kami,

Suara yang Menunggu Hasil, Bukan Janji

Source: ALFARIEZIE
Tags: akuntabilitas publikAPBDjalan rusakkepemimpinan daerahopini Bandar Lampungpolemik pendidikanSMA Siger
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ketika Kritik Dianggap Dosa dalam Kebijakan Pendidikan

Next Post

Menggerakkan UMKM Perempuan, Menyalakan Harapan Lampung Tengah

Next Post
Menggerakkan UMKM Perempuan, Menyalakan Harapan Lampung Tengah

Menggerakkan UMKM Perempuan, Menyalakan Harapan Lampung Tengah

SMA Swasta Siger dan Polemik BOSDA, Publik Desak Audit Anggaran Pendidikan

SMA Swasta Siger dan Polemik BOSDA, Publik Desak Audit Anggaran Pendidikan

Polemik SMA Siger, Aturan Pendidikan Jadi Taruhan

Polemik SMA Siger, Aturan Pendidikan Jadi Taruhan

Penempatan Kapolresta Eks KPK Dibaca sebagai Sinyal Penertiban Korupsi

Penempatan Kapolresta Eks KPK Dibaca sebagai Sinyal Penertiban Korupsi

SMA Siger dan Uji Tata Kelola Pendidikan di Lampung

SMA Siger dan Uji Tata Kelola Pendidikan di Lampung

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

Perwali Komite Gratis Terhambat, BOSDA 9,5 Miliar Belum Tersalurkan

April 8, 2026
Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

Dugaan Penyimpangan Anggaran PTK, Akademisi Desak Kejati dan Polda Lampung Bertindak

April 8, 2026
Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

Gema Puan Nilai Wacana Pemilu Ulang sebagai Ruang Evaluasi Demokrasi

April 7, 2026
Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

Lampung Diwarnai Polemik, Dugaan Pelanggaran Sentuh Level Pimpinan

April 7, 2026
Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

Sengketa Lahan Lampung Selatan, Kuasa Hukum Minta Penegak Hukum Lebih Adil

April 6, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In