• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, July 6, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Transformasi Digital Pendidikan Lampung Tersendat, Puluhan SMA/SMK Belum Terfasilitasi

MeldabyMelda
January 15, 2026
in Berita
A A
Transformasi Digital Pendidikan Lampung Tersendat, Puluhan SMA/SMK Belum Terfasilitasi
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Upaya Pemerintah Provinsi Lampung mendorong digitalisasi pendidikan di jenjang SMA dan SMK belum sepenuhnya merata. Dari total 1.043 SMA dan SMK negeri maupun swasta di Provinsi Lampung, baru 929 sekolah yang telah menerima fasilitas smartboard sebagai sarana pembelajaran digital, sementara 114 sekolah lainnya masih tertinggal dari arus transformasi teknologi pendidikan.

Distribusi Smartboard Belum Menjangkau Seluruh Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan data tersebut saat menyampaikan laporan perkembangan program digitalisasi pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pengadaan smartboard menjadi salah satu fokus utama Pemprov Lampung untuk meningkatkan mutu pembelajaran berbasis teknologi di sekolah menengah.

“Total SMA dan SMK negeri serta swasta di Lampung sebanyak 1.043 sekolah. Hingga saat ini, yang sudah menerima smartboard baru 929 sekolah,” ujar Thomas Amirico, Kamis, 8 Januari 2026.

BeritaTerkait

ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

Dari jumlah tersebut, Thomas merinci sebanyak 530 sekolah merupakan SMA negeri dan swasta, sedangkan 399 lainnya adalah SMK negeri dan swasta. Artinya, masih terdapat 114 SMA dan SMK yang belum mendapatkan perangkat smartboard sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan.

Tantangan Pemerataan Digitalisasi Pendidikan

Thomas mengakui bahwa pemerataan digitalisasi pendidikan di Provinsi Lampung masih menghadapi sejumlah tantangan. Faktor geografis, kesiapan infrastruktur, hingga keterbatasan anggaran menjadi beberapa kendala yang memengaruhi distribusi smartboard ke seluruh sekolah.

Menurutnya, smartboard bukan sekadar perangkat elektronik, melainkan alat strategis untuk mendukung metode pembelajaran interaktif, meningkatkan partisipasi siswa di kelas, serta mendorong guru beradaptasi dengan teknologi pembelajaran modern.

“Smartboard ini kita harapkan bisa membantu guru menyampaikan materi secara lebih interaktif dan menarik, sehingga siswa juga lebih aktif dalam proses belajar,” kata Thomas.

 Sekolah Swasta dan Wilayah Tertentu Jadi Sorotan

Belum meratanya penerimaan smartboard juga memunculkan sorotan terhadap sekolah-sekolah swasta dan sekolah di wilayah tertentu yang dinilai masih tertinggal dalam akses teknologi pendidikan. Kondisi ini dinilai berpotensi menciptakan kesenjangan kualitas pembelajaran antara sekolah yang sudah terfasilitasi dan yang belum.

Pemerhati pendidikan menilai, digitalisasi pendidikan harus dilakukan secara adil dan menyeluruh agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pembelajaran berbasis teknologi. Tanpa pemerataan, tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan digital dikhawatirkan tidak tercapai secara optimal.

 Tidak Hanya Perangkat, Kesiapan Guru Jadi Kunci

Selain distribusi smartboard, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor krusial. Thomas Amirico menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung tidak hanya fokus pada pengadaan perangkat, tetapi juga mendorong pelatihan guru agar mampu memanfaatkan smartboard secara maksimal.

“Kalau hanya alatnya ada tapi gurunya belum siap, tentu tidak akan maksimal. Karena itu, pelatihan guru juga menjadi bagian dari program digitalisasi pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan seluruh SMA dan SMK di Provinsi Lampung dapat segera terfasilitasi smartboard, sehingga transformasi digital pendidikan berjalan merata dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran.

Source: ALFARIEZIE
Tags: digitalisasi pendidikan lampungDisdikbud LampungPendidikan Digitalsekolah tertinggal teknologisma smk lampungsmartboard sma smk
ShareTweetSendShare
Previous Post

DPRD Bandar Lampung Soroti Kepemimpinan BLUD Segala Mider

Next Post

Penggunaan Aset SMP Negeri oleh SMA Swasta Siger Tuai Sorotan Publik

Next Post
Penggunaan Aset SMP Negeri oleh SMA Swasta Siger Tuai Sorotan Publik

Penggunaan Aset SMP Negeri oleh SMA Swasta Siger Tuai Sorotan Publik

Dugaan Konflik Kepentingan Disdik, Laskar Lampung Angkat Suara

Dugaan Konflik Kepentingan Disdik, Laskar Lampung Angkat Suara

Kematian Kepsek Jadi Pemicu, DPRD Panggil Disdikbud

Kematian Kepsek Jadi Pemicu, DPRD Panggil Disdikbud

Judi Online Berujung Duka, Anak Down Syndrome Meninggal

Judi Online Berujung Duka, Anak Down Syndrome Meninggal

Anggaran Kesehatan Jadi Sorotan, Data Dinas–BPJS Belum Sinkron

Anggaran Kesehatan Jadi Sorotan, Data Dinas–BPJS Belum Sinkron

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Puluhan Kepala SD di Natar Diduga Pelesiran Saat Jam Kerja, Publik Tunggu Penjelasan Dinas Pendidikan

Puluhan Kepala SD di Natar Diduga Pelesiran Saat Jam Kerja, Publik Tunggu Penjelasan Dinas Pendidikan

July 6, 2026
ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

ABR Indonesia: Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lampung Perlu Diusut Berdasarkan Bukti dan Asas Praduga Tak Bersalah

July 6, 2026
Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Suoh–Sekincau Pasca-PSPE: Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, dan Tata Kelola Jadi Sorotan

July 6, 2026
Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

Ketika Tetangga Mendengar Hantaman Tembok, Tapi Tidak Ada yang Bertindak

June 25, 2026
Sensus Ekonomi dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pendataan Pemerintah

Sensus Ekonomi dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pendataan Pemerintah

June 25, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In