• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, September 7, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Bukan Cuma Hemat, Ichwan Aulia Minta Anggaran Mamin Kantor Dialihkan untuk Rakyat

MeldabyMelda
September 6, 2026
in Berita
A A
Bukan Cuma Hemat, Ichwan Aulia Minta Anggaran Mamin Kantor Dialihkan untuk Rakyat
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Anggaran makan dan minum atau mamin di kantor-kantor pemerintah kembali jadi sorotan. Mahasiswa Magister Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (USBRJ) sekaligus mantan Ketua DPC GMNI Bandar Lampung periode 2020–2024, Ichwan Aulia, melontarkan gagasan yang cukup menarik.

Menurut Ichwan, pemerintah daerah perlu berani memangkas anggaran makan dan minum untuk rapat maupun kegiatan dinas. Menariknya, ia mengusulkan agar menu konsumsi di kantor pemerintah diselaraskan dengan standar Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gagasan ini dinilai bukan cuma soal menghemat anggaran, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan keteladanan pejabat publik terhadap masyarakat.

BeritaTerkait

Warga Klaim Kuasai Lahan PTPN 4 Bekri, Dasar Tanah Adat dan Ulayat Dipertanyakan

Usai Terpilih, Jamaluddin Siapkan Pengurus FKSS Temui Kadis Pendidikan Lampung Selatan

Damkar Bukan Cuma Padamkan Api, Berang-Berang Pengacau Peternakan Juga Dievakuasi

“Selama ini, alokasi anggaran makan dan minum rapat serta kegiatan dinas di instansi pemerintah tergolong cukup besar. Sudah saatnya ada keberanian untuk melakukan reformasi belanja anggaran ini,” ujar Ichwan Aulia dalam keterangannya di Bandar Lampung.

Menurutnya, dibandingkan menyediakan konsumsi rapat dengan anggaran yang besar dan menu yang cenderung eksklusif, pemerintah bisa menggunakan standar menu MBG yang memiliki nilai gizi terukur.

“Daripada menyajikan menu konsumsi kantor yang cenderung mewah dan eksklusif, lebih baik disesuaikan dengan porsi dan menu standar MBG,” katanya.

Pangkas Mamin, Anggaran Bisa Dialihkan untuk Rakyat

Ichwan menilai anggaran konsumsi rapat dan kegiatan dinas di lingkungan Pemda maupun DPRD berpotensi menyedot dana hingga miliaran rupiah setiap tahun.

Karena itu, ia mengusulkan pemangkasan belanja makan dan minum antara 30 hingga 50 persen.

Anggaran hasil efisiensi tersebut, menurutnya, bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih menyentuh langsung masyarakat.

Mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, penanganan stunting, pelayanan kesehatan, hingga memperluas jangkauan program pemenuhan gizi.

“Ini bukan sekadar soal matematika anggaran. Ini soal keberanian untuk menentukan prioritas. Anggaran yang berasal dari rakyat harus memberikan dampak sebesar-besarnya untuk rakyat,” tegasnya.

Menu MBG untuk Kantor Pemerintah?

Usulan Ichwan cukup sederhana tetapi menarik perhatian.

Jika anak-anak sekolah, anak usia dini, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan makanan sehat dengan standar biaya yang terukur melalui program MBG, menurutnya tidak ada alasan bagi kantor pemerintah untuk terus menggunakan anggaran konsumsi secara berlebihan.

Ia menilai penerapan standar menu MBG di lingkungan pemerintahan juga dapat menjadi simbol kesederhanaan dan solidaritas sosial.

“Aparatur negara harus memberikan contoh hidup sederhana dan solider dengan program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Dengan kata lain, pejabat dan aparatur pemerintah bisa ikut menerapkan semangat efisiensi yang selama ini terus digaungkan pemerintah pusat.

UMKM, Petani dan Nelayan Bisa Ikut Merasakan Manfaat

Tak hanya bicara soal pemangkasan anggaran, Ichwan juga mendorong agar pengadaan konsumsi di lingkungan pemerintah melibatkan pelaku ekonomi lokal.

Menu yang digunakan, menurutnya, dapat menyerap bahan pangan dari petani dan nelayan lokal serta melibatkan UMKM kuliner.

Dengan pola tersebut, anggaran pemerintah tidak hanya habis untuk konsumsi kegiatan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Pengadaan makanan untuk instansi pemerintah harus bisa memberikan efek ekonomi. Petani, nelayan dan UMKM lokal harus ikut mendapatkan manfaat,” katanya.

Langkah ini dinilai dapat menciptakan perputaran ekonomi lokal yang lebih luas dan sekaligus mendorong proses pengadaan yang transparan.

Bukan Sekadar Hemat, Tapi Soal Keteladanan

Bagi Ichwan, gagasan memangkas anggaran mamin kantor bukan berarti mengabaikan kebutuhan kegiatan pemerintahan.

Namun, ia menilai perlu ada perubahan cara pandang dalam menggunakan anggaran publik.

Pejabat publik dan aparatur pemerintah, kata dia, perlu menunjukkan keteladanan dalam menggunakan uang negara.

Jika masyarakat diminta memahami pentingnya efisiensi, maka pemerintah juga harus menjadi pihak pertama yang memberikan contoh.

“Kalau anak-anak sekolah dan masyarakat bisa mendapatkan makanan sehat bergizi dengan standar biaya yang terukur, tidak ada alasan bagi pejabat atau kantor pemerintah untuk terus menggunakan standar anggaran konsumsi berlebihan,” ujarnya.

Ichwan berharap gagasan tersebut dapat menjadi bahan diskusi bagi pemerintah daerah maupun DPRD dalam menyusun kebijakan anggaran ke depan.

Menurutnya, efisiensi bukan berarti sekadar memangkas angka di atas kertas.

Lebih dari itu, efisiensi harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Mari kita pangkas anggaran mamin kantor yang berlebihan dan salurkan dampaknya untuk kesejahteraan masyarakat luas,” pungkas alumni pimpinan GMNI dua periode tersebut.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: #APBNanggaran maminAPBDberita Bandar LampungBerita Lampungefisiensi anggaranekonomi lokalGMNI Bandar LampungIchwan Auliamakan minum kantorMBGPRESIDEN PRABOWOProgram Makan Bergizi GratisUMKM LampungUniversitas Sang Bumi Ruwa JuraiUSBRJ
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ada Apa dengan Limbah RM Sambel Seruit Ibu Lin? Forum dan Himatra Minta DLH Turun Tangan

Next Post

Praktisi Hukum Ingatkan Sekolah, Jangan Sampai Polemik Buku Merambah ke Tempat Lain

Next Post
Praktisi Hukum Ingatkan Sekolah, Jangan Sampai Polemik Buku Merambah ke Tempat Lain

Praktisi Hukum Ingatkan Sekolah, Jangan Sampai Polemik Buku Merambah ke Tempat Lain

Damkar Bukan Cuma Padamkan Api, Berang-Berang Pengacau Peternakan Juga Dievakuasi

Damkar Bukan Cuma Padamkan Api, Berang-Berang Pengacau Peternakan Juga Dievakuasi

Usai Terpilih, Jamaluddin Siapkan Pengurus FKSS Temui Kadis Pendidikan Lampung Selatan

Usai Terpilih, Jamaluddin Siapkan Pengurus FKSS Temui Kadis Pendidikan Lampung Selatan

Warga Klaim Kuasai Lahan PTPN 4 Bekri, Dasar Tanah Adat dan Ulayat Dipertanyakan

Warga Klaim Kuasai Lahan PTPN 4 Bekri, Dasar Tanah Adat dan Ulayat Dipertanyakan

Bidik Kursi Rektor Unila, Budiyono Usung Gagasan Kampus yang Lebih Dekat dengan Rakyat

Bidik Kursi Rektor Unila, Budiyono Usung Gagasan Kampus yang Lebih Dekat dengan Rakyat

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Bidik Kursi Rektor Unila, Budiyono Usung Gagasan Kampus yang Lebih Dekat dengan Rakyat

Bidik Kursi Rektor Unila, Budiyono Usung Gagasan Kampus yang Lebih Dekat dengan Rakyat

September 7, 2026
Warga Klaim Kuasai Lahan PTPN 4 Bekri, Dasar Tanah Adat dan Ulayat Dipertanyakan

Warga Klaim Kuasai Lahan PTPN 4 Bekri, Dasar Tanah Adat dan Ulayat Dipertanyakan

September 7, 2026
Usai Terpilih, Jamaluddin Siapkan Pengurus FKSS Temui Kadis Pendidikan Lampung Selatan

Usai Terpilih, Jamaluddin Siapkan Pengurus FKSS Temui Kadis Pendidikan Lampung Selatan

September 7, 2026
Damkar Bukan Cuma Padamkan Api, Berang-Berang Pengacau Peternakan Juga Dievakuasi

Damkar Bukan Cuma Padamkan Api, Berang-Berang Pengacau Peternakan Juga Dievakuasi

September 6, 2026
Praktisi Hukum Ingatkan Sekolah, Jangan Sampai Polemik Buku Merambah ke Tempat Lain

Praktisi Hukum Ingatkan Sekolah, Jangan Sampai Polemik Buku Merambah ke Tempat Lain

September 6, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In