Jakarta, Pantau Finance – Perusahaan pertambangan Freeport-McMoRan Inc. (FCX) memberikan kabar positif terkait pembangunan proyek smelter tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik, Jawa Timur. Proyek megah ini telah mencapai progres sebesar 75%, dan diharapkan akan selesai pada tahun 2024 mendatang.
Berdasarkan Laporan Kinerja dan Operasional Freeport-McMoran (FCX) untuk Kuartal II 2023, proyek smelter tembaga tersebut terus mengalami kemajuan signifikan. Dengan pencapaian konstruksi mencapai 75%, pihak perusahaan menargetkan konstruksi akan selesai pada pertengahan tahun 2024, dengan perkiraan biaya sekitar US$3,0 miliar.
Smelter ini akan menjadi smelter single line atau satu jalur terbesar di dunia, dan memiliki kapasitas menyerap konsentrat tembaga hingga 1,7 juta ton per tahun. Dengan kapasitas tersebut, diperkirakan produksi katoda tembaga yang dihasilkan mencapai 600 ribu ton per tahun.
Selain menghasilkan katoda tembaga, smelter ini juga akan menghasilkan produk sampingan berupa emas dan perak murni sebanyak 6 ribu ton per tahun yang terkandung dalam lumpur anoda. Produk sampingan lainnya termasuk asam sulfat sebanyak 1,5 juta ton per tahun, terak tembaga sebanyak 1,3 juta ton per tahun, dan gipsum sebanyak 150 ribu ton per tahun.
Proyek smelter ini juga memberikan manfaat signifikan bagi tenaga kerja lokal, dengan total serapan tenaga kerja mencapai 150 ribu pekerja. Lebih dari 98% dari tenaga kerja tersebut merupakan warga Indonesia, termasuk 50% pekerja lokal.
Di samping proyek smelter tembaga, Freeport Indonesia juga tengah melakukan proyek ekspansi untuk PT Smelting yang ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini. Biaya proyek ini sekitar US$250 juta dan akan dibiayai melalui pinjaman yang kemudian akan dikonversi menjadi ekuitas, meningkatkan kepemilikan PT-FI di PT Smelting menjadi mayoritas.
Selain itu, ada juga proyek lain yakni Precious Metal Refinery (PMR) yang bertujuan untuk mengolah emas dan perak dari Smelter Manyar dan PT Smelting. Proyek senilai US$525 juta ini juga diharapkan akan rampung pada tahun 2024.









