• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, August 11, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Kemarau Mengancam, Sekda Lampung Selatan Minta Distribusi Air Diprioritaskan

MeldabyMelda
August 10, 2026
in Berita
A A
Kemarau Mengancam, Sekda Lampung Selatan Minta Distribusi Air Diprioritaskan
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Musim kemarau mulai membawa dampak yang perlu diantisipasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, terutama menyangkut ketersediaan air bersih bagi masyarakat dan meningkatnya potensi kebakaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, meminta seluruh jajaran perangkat daerah bergerak lebih awal menghadapi kondisi tersebut.

Arahan itu disampaikan Supriyanto dalam rapat mingguan Pemkab Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (10/8/2026).

BeritaTerkait

Gotong Royong TNI dan Warga, Sumur Bor 54 Meter Hadir untuk Masyarakat Kotabumi

Panen Raya di Gadingrejo, Umi Laila Sebut Petani Kunci Ketahanan Pangan Pringsewu

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

Supriyanto menekankan, kondisi kekeringan tidak boleh ditangani setelah dampaknya meluas. Kecamatan dan perangkat daerah terkait diminta memantau wilayah yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air sekaligus menyiapkan langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain persoalan air, kewaspadaan terhadap kebakaran juga menjadi perhatian. Kondisi lahan yang semakin kering, ditambah angin yang cukup kencang, dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran, baik di kawasan terbuka maupun lingkungan permukiman dan perkantoran.

Karena itu, para camat diminta memperkuat edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Salah satunya dengan menghindari pembakaran sampah secara sembarangan.

“Kalau tidak perlu dibakar, tidak perlu dibakar. Banyak sekali perkara ini, solusinya bagaimana sampah ini bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Supriyanto.

Menurut Supriyanto, upaya antisipasi juga perlu dilakukan pada sektor pertanian. Menjaga kelembapan tanah menjadi salah satu langkah yang dapat membantu mempertahankan kondisi lahan agar tetap mendukung aktivitas pertanian selama musim kering.

Ia meminta camat bersama petugas penyuluh dan kelompok tani di wilayah masing-masing mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kondisi tanah.

“Sesungguhnya kebutuhannya asal lembab saja mungkin sudah aman. Oleh karena itu bapak ibu camat semua, tolong lakukan langkah-langkahnya,” katanya.

Supriyanto juga meminta penyaluran air oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan skala kebutuhan masyarakat.

Keterbatasan jumlah armada membuat pelayanan distribusi air perlu diprioritaskan untuk kebutuhan yang bersifat mendesak dan menyangkut kepentingan umum. Namun, pelayanan tersebut tidak boleh mengurangi kesiapsiagaan Damkar dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai unit pemadam kebakaran dan penyelamatan.

“Armada kita sangat terbatas. Upayakan dulu yang sifatnya umum. Jangan sampai ketika kita menangani kebutuhan masyarakat kekurangan air, memadamkan kebakaran nanti tidak bisa tertangani,” tegasnya.

Karena itu, Supriyanto memastikan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tetap dalam kondisi siaga untuk merespons apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

“Damkar harus posisi standby untuk mengantisipasi kebakaran,” pungkasnya.

Melalui rapat mingguan tersebut, Pemkab Lampung Selatan menegaskan pentingnya langkah antisipatif menghadapi dampak musim kemarau. Seluruh jajaran diminta bergerak sesuai kewenangan masing-masing agar kebutuhan masyarakat, khususnya air bersih, dapat ditangani tanpa mengesampingkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: air bersihDamkar Lampung Selatankebakarankekeringankrisis air bersihLampung Selatanmitigasi bencanamusim kemarauPemkab Lampung SelatanpertanianSupriyanto
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dorong Desa Melek Data, Mahasiswa KKN ITERA Gelar Pelatihan Infografis di Badransari

Next Post

Berantas Judol dari Lingkungan Polri, Kapolres Pringsewu Lakukan Pemeriksaan Mendadak

Next Post
Berantas Judol dari Lingkungan Polri, Kapolres Pringsewu Lakukan Pemeriksaan Mendadak

Berantas Judol dari Lingkungan Polri, Kapolres Pringsewu Lakukan Pemeriksaan Mendadak

Sastrawan Nasional Kurasi 36 Naskah, 20 Peserta Dinyatakan Layak Ikut Bengkel Sastra

Sastrawan Nasional Kurasi 36 Naskah, 20 Peserta Dinyatakan Layak Ikut Bengkel Sastra

Lestarikan Kearifan Lokal, Festival Nyambai 2026 Siap Digelar di Pesisir Barat

Lestarikan Kearifan Lokal, Festival Nyambai 2026 Siap Digelar di Pesisir Barat

KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Gotong Royong TNI dan Warga, Sumur Bor 54 Meter Hadir untuk Masyarakat Kotabumi

Gotong Royong TNI dan Warga, Sumur Bor 54 Meter Hadir untuk Masyarakat Kotabumi

August 11, 2026
Panen Raya di Gadingrejo, Umi Laila Sebut Petani Kunci Ketahanan Pangan Pringsewu

Panen Raya di Gadingrejo, Umi Laila Sebut Petani Kunci Ketahanan Pangan Pringsewu

August 11, 2026
Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

August 11, 2026
Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

August 11, 2026
KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

August 11, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In