• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, August 11, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

MeldabyMelda
August 11, 2026
in Berita
A A
KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Kekerasan terhadap anak dan perempuan menjadi topik diskusi yang digelar mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu di Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Dusun 2 pekon setempat tersebut menjadi fokus mahasiswa dalam menyosialisasikan persoalan perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Pada kesempatan itu, mahasiswa KKN menghadirkan narasumber Dr. Dedi Irawan, S.E., M.E.Sy., yang juga sebagai Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan (PPKPT).

BeritaTerkait

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Lestarikan Kearifan Lokal, Festival Nyambai 2026 Siap Digelar di Pesisir Barat

Kegiatan tersebut juga didampingi dosen pembimbing lapangan (DPL) KKN STIT Pringsewu, Wulan Octi Pratiwi, M.Pd., serta dikoordinasikan Riski Arif selaku Ketua Kelompok KKN sekaligus Ketua Panitia Pelaksana.

Lebih lanjut, Dr. Dedi Irawan menekankan, pencegahan kekerasan harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak.

Ia menjelaskan kekerasan tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat berbentuk kekerasan verbal, psikis, seksual, ekonomi, penelantaran, serta kekerasan di ruang digital.

“Tegas tidak harus keras, mendidik tidak harus menyakiti dan yang perlu diperbaiki adalah perilaku anak, bukan merendahkan harga dirinya,” ujar Dedi Irawan.

Ia juga mengajak orang tua membangun komunikasi yang terbuka, memberikan teladan, mengendalikan emosi, serta menciptakan rumah sebagai tempat yang aman bagi anak dan perempuan.

Memasuki sesi diskusi dengan tema “Anak Melawan Saat Dimarahi”, kegiatan berlangsung interaktif.

Seorang peserta sosialisasi, Ibu Hj. Suparmi, mengajukan pertanyaan, “Anak sekarang kalau dimarahi orang tua malah balik marah.”

Dengan persoalan itu, Dr. Dedi Irawan menjelaskan bahwa orang tua sebaiknya tidak membalas emosi anak dengan kemarahan.

“Ketika anak sedang emosi, jangan dilawan dengan emosi, berikan kesempatan untuk tenang, kemudian ajak bicara, dengarkan alasannya, tetapi tetap berikan batasan yang jelas,” ungkap Dedi Irawan.

Menurutnya, orang tua harus menjadi teladan karena anak belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi juga dari perilaku yang mereka lihat setiap hari.

Bahkan berkaitan dengan anak yang bermain di masjid hendaknya jangan langsung dibentak atau dipermalukan, melainkan didekati, diarahkan, dan diajarkan adab di masjid secara bertahap.

“Anak perlu dikenalkan dengan masjid dan diajarkan adabnya dengan kasih sayang. Jangan sampai karena ingin masjid tenang, anak justru menjadi takut datang ke masjid,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga dibekali pemahaman mengenai hak anak dan perempuan, peran orang tua, pengawasan penggunaan gawai dan media sosial, serta langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan kasus kekerasan.

Dr. Dedi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahkan korban dan tidak memilih diam ketika mengetahui adanya kekerasan.

“Jangan menyalahkan korban, dengarkan, lindungi, dampingi, dan bantu mencari pertolongan,” ungkapnya.

Menurutnya, pencegahan terhadap kekerasan adalah tanggung jawab kita bersama.

Sementara itu, Wulan Octi Pratiwi, M.Pd., selaku DPL KKN STIT Pringsewu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sedangkan Riski Arif, Ketua Kelompok KKN sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam keluarga.*** (Wid/rilis).

Source: WAHYU WIDODO
Tags: Dr. Dedi IrawanEdukasi MasyarakatKecamatan PringsewuKekerasan AnakKekerasan PerempuanKKN PringsewuKKN STIT PringsewuPekon WaluyojatiPencegahan KekerasanPendidikan KeluargaPerlindungan AnakSTIT Pringsewu
ShareTweetSendShare
Previous Post

Lestarikan Kearifan Lokal, Festival Nyambai 2026 Siap Digelar di Pesisir Barat

Next Post

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Next Post
Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

Demi Persatuan Pendidikan, MKKS Lamsel Diminta Libatkan Sekolah Swasta

August 11, 2026
Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

Sarpras Polsek Dicek Langsung, Kapolres Lampung Selatan Tekankan Kesiapan dan Perawatan

August 11, 2026
KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

KKN STIT Pringsewu Bahas Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan Bersama Warga

August 11, 2026
Lestarikan Kearifan Lokal, Festival Nyambai 2026 Siap Digelar di Pesisir Barat

Lestarikan Kearifan Lokal, Festival Nyambai 2026 Siap Digelar di Pesisir Barat

August 11, 2026
Sastrawan Nasional Kurasi 36 Naskah, 20 Peserta Dinyatakan Layak Ikut Bengkel Sastra

Sastrawan Nasional Kurasi 36 Naskah, 20 Peserta Dinyatakan Layak Ikut Bengkel Sastra

August 11, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In