PANTAU FINANCE- Estadi Olímpic Lluís Companys menyaksikan pertandingan penuh dramatis saat FC Barcelona mengalami kekalahan memilukan 1-4 dari PSG dalam leg kedua perempat final Liga Champions Eropa 2023-2024. Pada Rabu yang kelam, Barca harus mengakui keunggulan agregat 4-6, menambah catatan buruk mereka akan kesulitan melangkah ke semifinal.
Xavi Hernandez, pelatih Barca yang penuh gairah, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, pertandingan berubah arah ketika Ronald Araujo harus meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah kontroversial pada menit ke-27. Baginya, keputusan wasit menjadi pukulan telak bagi permainan timnya.
“Saat itulah pertandingan lain dimulai. Insiden itu mengubah keseluruhan pertandingan, bagi saya itu berlebihan jika mendapat kartu merah,” kata Xavi, mengekspresikan kegagalan timnya untuk mengatasi keputusan wasit.
Meski begitu, Xavi memberikan pujian atas keteguhan mental timnya dalam menghadapi cobaan. Meskipun gagal mencapai target untuk menjadi juara Liga Champions musim ini, Xavi percaya bahwa Barca telah menunjukkan karakter dan berjuang keras sepanjang musim.
Namun, kegagalan ini tidak hanya menjadi pukulan bagi ambisi Barca di Eropa, tetapi juga menghadirkan tekanan besar di pentas domestik. Dengan tercecernya dari Liga Champions, mereka hanya bisa bertumpu pada La Liga, di mana punya gap lima poin dari Real Madrid yang berada di puncak klasemen.
Meskipun demikian, Xavi tetap optimis. Dia menekankan bahwa Barca telah menjalani Liga Champions dengan martabat, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan. Namun, bagi klub sebesar Barca, kegagalan bukanlah akhir segalanya, tetapi tantangan untuk bangkit lebih kuat lagi.
Kini, sorotan beralih pada bagaimana Barca akan merespons kekalahan ini dan mengejar kembali kejayaan yang pernah mereka raih.***








