• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, September 8, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Tak Cukup Alat Peringatan Dini, Bupati Egi Dorong Simulasi Evakuasi Rutin di Rajabasa

MeldabyMelda
September 8, 2026
in Berita
A A
Tak Cukup Alat Peringatan Dini, Bupati Egi Dorong Simulasi Evakuasi Rutin di Rajabasa
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tidak cukup hanya dengan memastikan peralatan peringatan dini tersedia. Masyarakat juga harus mengetahui ke mana harus bergerak dan lokasi yang menjadi tujuan ketika situasi darurat terjadi.

Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat meninjau langsung kesiapsiagaan bencana di Kecamatan Rajabasa, Selasa (8/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Egi mengecek jalur evakuasi dan titik kumpul yang berada di Kantor Kecamatan Rajabasa. Pengecekan dilakukan untuk memastikan sarana tersebut mudah digunakan dan dapat mendukung respons cepat apabila masyarakat membutuhkan evakuasi.

BeritaTerkait

Budiono Tawarkan Insentif Peneliti, Riset Unila Ditargetkan Beri Dampak Nyata

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Almira Nabila Fauzi Sasar Ojol hingga Pengemudi Antre BBM

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kapolres Deddy Ingatkan Warga Palas Gunakan Masker

Bupati Egi didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan Maturidi, Camat Rajabasa, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Selain jalur evakuasi dan titik kumpul, pengecekan juga mencakup sejumlah perangkat pendeteksi potensi tsunami yang berada di wilayah Kecamatan Rajabasa.

“Jadi kita lanjut mengecek jalur evakuasi dan titik kumpul kalau terjadi hal-hal buruk. Di Kecamatan Rajabasa, di Kantor Kecamatan ini sudah ada titik kumpul dan tadi jalur evakuasinya juga kita cek,” ujar Egi di sela peninjauan.

Cek Perangkat Pendeteksi Tsunami

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, Egi menyebut perangkat pendeteksi tsunami secara umum masih berfungsi dengan baik. Namun, terdapat satu perangkat yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.

Perangkat tersebut, kata Egi, telah dilaporkan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan tindak lanjut.

Menurutnya, temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh sarana kesiapsiagaan dapat berfungsi ketika dibutuhkan. Setiap kebutuhan perbaikan maupun kekurangan fasilitas harus dicatat secara rinci agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau memang membutuhkan anggaran, kita masukkan di anggaran. Jadi kita lakukan simulasi, supaya masyarakat benar-benar sudah terlatih,” kata Egi.

Ia menegaskan, keberadaan perangkat peringatan dini tidak akan maksimal apabila masyarakat belum memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat.

Karena itu, simulasi evakuasi dinilai perlu dilakukan secara berkala. Melalui latihan tersebut, masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan jalur evakuasi dan titik kumpul, tetapi juga memahami tindakan yang harus dilakukan ketika sistem peringatan dini memberikan peringatan.

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, masyarakat diharapkan dapat bergerak lebih terarah dan mengurangi kepanikan ketika menghadapi kondisi darurat.

Daya Tampung Titik Kumpul Harus Dihitung

Bupati Egi juga meminta pemetaan jalur evakuasi dan titik kumpul dilakukan secara lebih detail. Pemetaan tersebut harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari lebar jalur hingga kapasitas dan daya tampung setiap titik kumpul.

Menurut Egi, pemerintah perlu memiliki data yang jelas mengenai jumlah masyarakat yang dapat ditampung di setiap lokasi evakuasi.

“Jadi, kita benar-benar punya gambaran berapa daya tampung setiap titik kumpul. Jika terjadi kondisi darurat, kita tahu titik tersebut mampu menampung berapa orang dan berapa kekurangannya. Kalau masih kurang, dari sekarang kita siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan ke depan,” jelasnya.

Pemetaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui apakah fasilitas yang tersedia saat ini sudah sebanding dengan jumlah masyarakat yang berpotensi membutuhkan evakuasi.

Jika ditemukan kekurangan kapasitas, pemerintah dapat melakukan perencanaan dan menyiapkan kebutuhan tambahan sebelum bencana terjadi.

Dorong Masyarakat Lebih Siap

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana.

Kesiapsiagaan tidak hanya mengandalkan perangkat peringatan dini, tetapi juga harus didukung dengan jalur evakuasi yang jelas, titik kumpul yang memadai, serta masyarakat yang memahami prosedur penyelamatan diri.

Bagi wilayah yang memiliki potensi risiko bencana, kesiapan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi dampak ketika kondisi darurat benar-benar terjadi.

Egi berharap penguatan sarana dan latihan kebencanaan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam merespons situasi darurat.

“Alhamdulillah sudah ada titik kumpul yang saya cek hari ini. Kita tetap berdoa sama-sama semoga Kabupaten Lampung Selatan diberikan keselamatan, kedamaian dan kesehatan,” kata Egi.

Pemkab Lampung Selatan pun diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap sarana dan prasarana kebencanaan, termasuk memastikan jalur evakuasi dapat diakses dengan baik serta titik kumpul memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan kesiapan pemerintah, perangkat peringatan dini yang berfungsi, jalur evakuasi yang jelas, dan masyarakat yang terlatih, respons terhadap potensi bencana diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan terukur.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: bencana Lampung SelatanBPBD Lampung SelatanBupati Egideteksi tsunamievakuasi tsunamijalur evakuasikebencanaankesiapsiagaan bencanaLAMPUNGLampung Selatanmasyarakat RajabasaMaturidimitigasi bencanamitigasi tsunamiPemkab Lampung SelatanRadityo Egi PratamaRajabasatitik kumpultsunami
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kapolres Deddy Ingatkan Warga Palas Gunakan Masker

Next Post

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Almira Nabila Fauzi Sasar Ojol hingga Pengemudi Antre BBM

Next Post
Dampak Erupsi Anak Krakatau, Almira Nabila Fauzi Sasar Ojol hingga Pengemudi Antre BBM

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Almira Nabila Fauzi Sasar Ojol hingga Pengemudi Antre BBM

Budiono Tawarkan Insentif Peneliti, Riset Unila Ditargetkan Beri Dampak Nyata

Budiono Tawarkan Insentif Peneliti, Riset Unila Ditargetkan Beri Dampak Nyata

Dari Sawah ke Jakarta, Puisi Alfariezie Memotret Imajinasi Ekonomi Mesuji

Dari Sawah ke Jakarta, Puisi Alfariezie Memotret Imajinasi Ekonomi Mesuji

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Dari Sawah ke Jakarta, Puisi Alfariezie Memotret Imajinasi Ekonomi Mesuji

Dari Sawah ke Jakarta, Puisi Alfariezie Memotret Imajinasi Ekonomi Mesuji

September 8, 2026
Budiono Tawarkan Insentif Peneliti, Riset Unila Ditargetkan Beri Dampak Nyata

Budiono Tawarkan Insentif Peneliti, Riset Unila Ditargetkan Beri Dampak Nyata

September 8, 2026
Dampak Erupsi Anak Krakatau, Almira Nabila Fauzi Sasar Ojol hingga Pengemudi Antre BBM

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Almira Nabila Fauzi Sasar Ojol hingga Pengemudi Antre BBM

September 8, 2026
Tak Cukup Alat Peringatan Dini, Bupati Egi Dorong Simulasi Evakuasi Rutin di Rajabasa

Tak Cukup Alat Peringatan Dini, Bupati Egi Dorong Simulasi Evakuasi Rutin di Rajabasa

September 8, 2026
Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kapolres Deddy Ingatkan Warga Palas Gunakan Masker

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kapolres Deddy Ingatkan Warga Palas Gunakan Masker

September 8, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In