PANTAU FINANCE – Meskipun masih dalam fase awal, persiapan untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bogor 2024 telah menarik perhatian banyak pihak. Meski belum tampak satu figur pun yang benar-benar menonjol dalam elektabilitasnya, namun sejumlah tokoh telah mengklaim kesiapan mereka untuk bertarung dalam ajang tersebut.
Di antara nama-nama yang telah muncul, terdapat Dedie A Rachim, Raendi Rayendra, dan Sendi Fardiyansyah. Sementara dalam kalangan politisi, nama-nama seperti Atang Trisnanto, Jenal Mutaqin, Rusli Prihatevy, hingga Ibnu Ariebowo Kusumo juga ikut bersiap dalam persaingan Pilwakot 2024. Bahkan, beberapa nama baru juga telah muncul, seperti Aji Jaya Bintara, Eka Maulana, dan Adrian Dimas Prakoso.
Para calon ini memiliki latar belakang dan profesi yang sangat beragam. Dedie A Rachim, sebelum menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor bersama Bima Arya, memiliki pengalaman selama 12 tahun di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di mana dia memulai karirnya pada tahun 2005.
Raendi Rayendra, seorang dokter, telah menjadi figur yang akrab di tengah-tengah warga Kota Bogor, dengan visinya untuk menjadikan kota tersebut sebagai tempat yang sehat bagi penduduknya.
Sementara itu, Sendi Fardiyansyah, yang baru berusia 34 tahun, telah memiliki pengalaman yang luas sebagai Sekretaris Pribadi istri Presiden Joko Widodo, Iriana, serta sebagai seorang pengusaha sukses.
Rusli Prihatevy, sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bogor, juga telah mendapat dukungan dari Partai Golkar untuk maju sebagai calon wali kota, sementara Ibnu Ariebowo Kusumo berpeluang besar sebagai calon dari Partai Gerindra, bersaing dengan Jenal Mutaqin, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Dengan munculnya sejumlah tokoh potensial ini, persaingan dalam Pilwakot Bogor 2024 diprediksi akan semakin sengit dan menarik untuk disaksikan.***










