PANTAU FINANCE— Di tengah libur Natal dan Tahun Baru 2026, siswa-siswi SMA Taruna Nusantara asal Provinsi Lampung mendapatkan momen penting untuk memupuk jiwa kepemimpinan. Sebanyak 24 siswa berkunjung ke Kantor Gubernur Lampung pada Jumat (2/1/2026) untuk menerima motivasi dan pembekalan langsung dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan dengan suasana hangat dan penuh interaksi. Gubernur Mirza menekankan pentingnya membangun karakter pemimpin sejak dini, dengan menanamkan integritas, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis.
Pembekalan Kepemimpinan Di Masa Libur
Gubernur Mirza menyampaikan bahwa para siswa SMA Taruna Nusantara merupakan kebanggaan daerah. “Kalian inilah yang disiapkan menjadi generasi emas dan calon pemimpin Republik Indonesia ke depan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa keunggulan siswa tidak hanya terlihat pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kedisiplinan dan semangat bertanggung jawab.
Selain motivasi akademik dan kepemimpinan, pembekalan juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan semangat bela negara. Gubernur mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis agar siap menghadapi persaingan yang tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Integritas Dan Tanggung Jawab Sebagai Kunci Pemimpin
Dalam arahannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa karakter pemimpin masa depan dibentuk melalui integritas, kemampuan berpikir kritis, penguasaan teknologi, serta semangat bela negara. “Kalian harus berkarakter baik, berintegritas, paham teknologi, berpikir kritis, dan memiliki semangat bela negara,” tegasnya.
Ia menekankan agar siswa tidak cepat merasa puas diri dan selalu siap menghadapi tantangan global. Persaingan generasi mendatang akan menuntut adaptasi cepat dan kreativitas tinggi dalam berbagai bidang, termasuk sains, teknologi, dan kepemimpinan sosial.
Harapan Untuk Kontribusi Provinsi Lampung
Gubernur Mirza berharap pengalaman motivasi ini menjadi pijakan bagi siswa untuk menjadi generasi yang mampu mendorong pembangunan Provinsi Lampung. “Kalian adalah kebanggaan orang tua dan kebanggaan Provinsi Lampung. Jaga nama baik Lampung dan buat Lampung bangga,” pesannya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga akhlak, etika, dan sikap positif di mana pun berada. Penanaman nilai-nilai ini dianggap esensial untuk membentuk pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bertanggung jawab dan berwibawa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang posisi atau prestasi, tetapi juga tentang kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. Siswa diharapkan mampu menjadi contoh generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan berkontribusi pada masa depan Indonesia.***










