• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, October 25, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

LLI Bongkar Sorotan Harga Lahan Sekolah Rakyat, APH Diminta Telusuri hingga BPHTB

MeldabyMelda
September 8, 2026
in Berita
A A
LLI Bongkar Sorotan Harga Lahan Sekolah Rakyat, APH Diminta Telusuri hingga BPHTB
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Laskar Lampung Indonesia (LLI) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) menelusuri proses pengadaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara.

Desakan itu muncul setelah LLI menyoroti nilai pengadaan lahan seluas sekitar 6,3 hektare yang disebut mencapai Rp4,3 miliar. Jika dihitung berdasarkan luas dan nilai transaksi tersebut, harga lahan berada di kisaran Rp700 juta per hektare.

LLI menilai angka tersebut perlu diuji kewajarannya, khususnya dengan membandingkan harga transaksi dengan nilai tanah di sekitar lokasi serta hasil penilaian dari tim appraisal.

BeritaTerkait

Polemik Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda, Aturan Komite Sekolah Jadi Sorotan

Dr. Budiono Dorong Unila Menembus Kelas Dunia, Alumni Diminta Berkontribusi

Habiburokhman Sebut Dr. Budiono Punya Jejaring Strategis untuk Percepat Kemajuan Unila

Sekretaris Jenderal DPP LLI, Panji Nugraha AB, S.H., meminta aparat penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap proses pengadaan tersebut.

“Perbedaan harga tanah di sekitar lokasi Sekolah Rakyat sangat tidak wajar. Tanah yang dikavlingkan saja berkisar Rp10 ribu per meter persegi atau sekitar Rp100 juta per hektare,” ujar Panji kepada awak media, Senin (7/9/2026).

Minta Harga Pembelian Diuji

Menurut Panji, perbedaan harga tersebut dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi APH untuk menguji apakah nilai pembelian lahan telah sesuai dengan harga pasar maupun hasil penilaian (appraisal).

Ia menegaskan, pemeriksaan tidak semestinya hanya berhenti pada angka akhir transaksi. Seluruh tahapan pengadaan, mulai dari proses penganggaran, penetapan lokasi, penentuan harga, penilaian lahan hingga pembayaran, menurutnya perlu diperiksa.

“APH bisa membandingkan harga tanah di sekitar lokasi sebagai pintu masuk penelusuran dan penyelidikan,” tegasnya.

LLI juga meminta aparat memeriksa dokumen transaksi jual beli tanah di sekitar lokasi melalui data Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang tercatat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Utara.

“APH bisa mengecek dokumen BPHTB di Bapenda Lampung Utara. Dari sana dapat diketahui nilai transaksi yang tercatat,” ujarnya.

Menurut Panji, data tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembanding untuk melihat kewajaran nilai pembelian lahan Sekolah Rakyat.

Namun, perbedaan nilai transaksi, menurutnya, tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran. Karena itu, LLI mendorong agar seluruh data dan dokumen pengadaan diperiksa oleh pihak berwenang.

Soroti Penggunaan Dana APBD

Panji juga menyoroti penggunaan anggaran daerah dalam pengadaan lahan tersebut. Ia mempertanyakan kewajaran harga tanah yang disebut mencapai sekitar Rp700 juta per hektare.

“Sungguh tidak wajar apabila tanah kosong di Kecamatan Blambangan Pagar untuk lokasi Sekolah Rakyat dibayar Pemda Lampung Utara hingga Rp700 juta per hektare, dan merogoh kocek sebesar Rp4,3 miliar dari dana APBD,” tegasnya.

LLI meminta APH menelusuri mekanisme penganggaran, dasar penentuan harga, dokumen hasil appraisal, proses jual beli, hingga aliran pembayaran kepada pihak-pihak yang menerima dana.

Menurut Panji, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran publik dalam proyek tersebut berjalan sesuai ketentuan.

LLI Tegaskan Tak Persoalkan Program Sekolah Rakyat

Panji menegaskan, LLI tidak mempersoalkan keberadaan Program Sekolah Rakyat. Sorotan organisasi tersebut, kata dia, secara khusus ditujukan pada proses pengadaan lahannya.

“Kami tidak mempersoalkan Program Sekolah Rakyat, tetapi proses pengadaan lahannya. Kami meminta dilakukan audit. Apabila ditemukan adanya mark-up harga yang mengakibatkan kerugian negara, maka harus diusut tuntas,” tandasnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dalam proses pengadaan lahan tersebut menggandeng tim penilai atau appraisal MPPRU dari Bandar Lampung.

Hingga adanya pemeriksaan dan verifikasi dari pihak berwenang, dugaan mark-up harga tersebut masih merupakan tudingan yang disampaikan LLI. Kepastian mengenai kewajaran harga tanah, kesesuaian proses pengadaan, maupun ada atau tidaknya kerugian negara perlu dibuktikan berdasarkan dokumen pengadaan, hasil appraisal, data transaksi pembanding, serta hasil audit atau penyelidikan aparat penegak hukum.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: APBD Lampung UtaraAPHappraisal lahanauditBapenda Lampung UtaraBlambangan PagarBPHTBDinas Perkim Lampung Utaradugaan mark-upKejaksaankepolisiankerugian negaraKPKLAMPUNGLAMPUNG UTARALaskar Lampung IndonesiaLLIMPPRUPANJI NUGRAHApembangunan Sekolah Rakyatpengadaan lahanpengadaan tanahSekolah Rakyat
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dari Sawah ke Jakarta, Puisi Alfariezie Memotret Imajinasi Ekonomi Mesuji

Next Post

Arief Mulyadin ingatkan, kerja jurnalistik harus profesional bukan untuk tendensi lain

Next Post
Arief Mulyadin ingatkan, kerja jurnalistik harus profesional bukan untuk tendensi lain

Arief Mulyadin ingatkan, kerja jurnalistik harus profesional bukan untuk tendensi lain

Aset 150 Hektare Kota Baru Bakal Dioptimalkan, Budiyono Siapkan Konsep Pusat Studi Unila

Aset 150 Hektare Kota Baru Bakal Dioptimalkan, Budiyono Siapkan Konsep Pusat Studi Unila

Tolak Tim DLH, RM Sambel Seruit Bu Lin Kini Jadi Sorotan Aktivis dan DPRD

Tolak Tim DLH, RM Sambel Seruit Bu Lin Kini Jadi Sorotan Aktivis dan DPRD

Jelang Pemilu 2029, Slogan Berkawan Selamanya Mulai Redup Digantikan Politik Identitas

Jelang Pemilu 2029, Slogan Berkawan Selamanya Mulai Redup Digantikan Politik Identitas

Konflik Kebun Sawit Bekri Bergulir, PTPN Diminta Tunjukkan Sertifikat dan Peta HGU

Konflik Kebun Sawit Bekri Bergulir, PTPN Diminta Tunjukkan Sertifikat dan Peta HGU

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intrapreneur vs Entrepreneur: Apa Bedanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Bergizi Gratis! Strategi Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Polemik Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda, Aturan Komite Sekolah Jadi Sorotan

Polemik Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda, Aturan Komite Sekolah Jadi Sorotan

October 23, 2026
Dr. Budiono Dorong Unila Menembus Kelas Dunia, Alumni Diminta Berkontribusi

Dr. Budiono Dorong Unila Menembus Kelas Dunia, Alumni Diminta Berkontribusi

October 23, 2026
Habiburokhman Sebut Dr. Budiono Punya Jejaring Strategis untuk Percepat Kemajuan Unila

Habiburokhman Sebut Dr. Budiono Punya Jejaring Strategis untuk Percepat Kemajuan Unila

October 22, 2026
Dulu Keras terhadap Penguasa, Kini Rocky Gerung Menghadapi Ujian Paling Besar

Dulu Keras terhadap Penguasa, Kini Rocky Gerung Menghadapi Ujian Paling Besar

October 19, 2026
Dr. Budiono Bicara Kampus B dan Beasiswa Desa, Lampung Barat Berpeluang Jadi Perhatian Unila

Dr. Budiono Bicara Kampus B dan Beasiswa Desa, Lampung Barat Berpeluang Jadi Perhatian Unila

October 18, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In