• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, February 18, 2026
  • Login
Pantaufinance.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantaufinance.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Berita Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Investasi
  • Keuangan Pribadi
  • Pendidikan Keuangan
  • Teknologi Keuangan
Home Berita

Isu Pengawasan Hukum dan Keuangan Daerah Makin Mengemuka

MeldabyMelda
February 16, 2026
in Berita
A A
Isu Pengawasan Hukum dan Keuangan Daerah Makin Mengemuka
ADVERTISEMENT

PANTAU FINANCE- Isu penempatan sejumlah penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi di Kota Bandar Lampung memicu spekulasi publik. Di tengah sorotan tata kelola keuangan daerah sejak 2025 hingga awal 2026, berbagai dugaan terkait hibah, belanja pelatihan, hingga penggunaan Dana Tidak Terduga menempatkan pemerintah kota dalam pengawasan ketat.

Sorotan Hibah untuk Kejaksaan Tinggi Lampung

Kontroversi bermula dari hibah pembangunan gedung baru Kejati Lampung yang nilainya disebut mencapai Rp60 miliar. Informasi yang beredar menyebut sebagian dana telah mengalir, sementara status anggaran dikabarkan masih bermasalah secara administratif.

Redaksi telah mengirimkan permohonan klarifikasi kepada BPK RI Perwakilan Lampung dan BKAD Kota Bandar Lampung, namun hingga berita ini disusun belum ada tanggapan resmi.

BeritaTerkait

Perbandingan BOSDA dan Hibah Pendidikan Picu Perdebatan Kebijakan Anggaran Daerah

Kontroversi Hibah Pendidikan Lampung, Aparat Didorong Bertindak

Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Sumber internal menyebut pengawasan melekat terhadap proses penganggaran menjadi penting untuk memastikan kepatuhan pada regulasi pengelolaan keuangan daerah.

Hibah untuk Yayasan Siger Prakarsa Bunda Disorot

Perhatian publik juga tertuju pada hibah Rp350 juta kepada yayasan yang menaungi SMA Siger. Berdasarkan dokumen pendirian, yayasan tersebut baru terdaftar pada 2025, sementara regulasi hibah mensyaratkan masa berdiri tertentu bagi penerima.

Investigasi lapangan redaksi pada akhir 2025 tidak menemukan aktivitas sekretariat yayasan di alamat yang tercantum dalam akta pendirian. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang proses verifikasi administratif sebelum pencairan hibah.

Di sisi lain, pihak yayasan menyatakan dana digunakan untuk operasional pendidikan dan honor tenaga pengajar. Perbedaan informasi antara klaim yayasan dan keterangan sejumlah siswa memunculkan kebutuhan audit independen.

Isu konflik kepentingan turut mencuat karena keterkaitan struktur yayasan dengan pejabat pendidikan daerah, termasuk Eka Afriana yang memiliki hubungan keluarga dengan Wali Kota Eva Dwiana.

Anggaran Pelatihan Pendidikan Dipertanyakan

Penggunaan anggaran pelatihan pendidikan senilai Rp10 miliar oleh dinas terkait juga menjadi perbincangan publik. Sejumlah informasi menyebut sebagian dana terserap pada belanja konsumtif.

Pengamat kebijakan publik menilai transparansi pengukuran dampak program menjadi krusial.

“Setiap program peningkatan kapasitas harus memiliki indikator hasil yang jelas, bukan sekadar realisasi anggaran,” ujar seorang analis kebijakan daerah.

Dana Tidak Terduga dan Risiko Fiskal

Informasi lain yang beredar menyebut Dana Tidak Terduga (DTT) diduga telah digunakan untuk kegiatan non-darurat pada 2025. Jika benar, penggunaan tersebut berpotensi melanggar prinsip pengelolaan fiskal darurat sebagaimana diatur dalam regulasi administrasi pemerintahan.

Pengawasan terhadap penggunaan DTT dinilai penting untuk memastikan kesiapsiagaan daerah menghadapi bencana atau kejadian luar biasa.

Spekulasi Kehadiran Penyidik

Di tengah berbagai isu tersebut, kabar keberadaan penyidik lembaga antirasuah di Bandar Lampung semakin memicu spekulasi politik dan hukum. Nama mantan Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay, turut disebut dalam perbincangan publik terkait dinamika penegakan hukum di daerah.

Sejumlah pihak menilai kehadiran aparat penegak hukum harus dilihat sebagai mekanisme pengawasan normal dalam sistem demokrasi, bukan semata sinyal politik.

Transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan regulasi menjadi kunci menjaga kepercayaan publik. Pemerintah daerah diharapkan memberikan klarifikasi terbuka agar polemik tidak berkembang menjadi krisis legitimasi.

Dalam konteks tata kelola keuangan daerah, penguatan sistem pengawasan internal serta audit independen menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap kebijakan fiskal berpihak pada kepentingan publik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Eva DwianaHibah PemkotKeuangan DaerahKPK Bandar LampungLampung politik]pengawasan APBDSMA Siger
ShareTweetSendShare
Previous Post

Munculnya Penantang Baru di Tengah Kejenuhan Politik Lokal

Next Post

Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Next Post
Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Dari Dugaan Pungli hingga Debat Pilkada, Nama Deddy Amrullah Kembali Disorot

Kontroversi Hibah Pendidikan Lampung, Aparat Didorong Bertindak

Perbandingan BOSDA dan Hibah Pendidikan Picu Perdebatan Kebijakan Anggaran Daerah

Perbandingan BOSDA dan Hibah Pendidikan Picu Perdebatan Kebijakan Anggaran Daerah

Berita Populer

  • Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    Hobi Mancing? Berikut Doa Memancing Ikan agar Hasilnya Melimpah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adik Umar Ahmad Maju di Pilkada Tubaba 2024: Kandidat Paling Kuat Menurut Sejumlah Pihak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wirausaha Muda: Menembus Batas Peluang di Tengah Tantangan Zaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar dari Kegagalan: 10 Kesalahan Umum Pebisnis Pemula dan Cara Menghindarinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMKN 1 Bukit Kemuning Tegaskan Komitmen Rawat Bangunan Sekolah, Bantah Tuduhan Lalai Pemeliharaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Perbandingan BOSDA dan Hibah Pendidikan Picu Perdebatan Kebijakan Anggaran Daerah

Perbandingan BOSDA dan Hibah Pendidikan Picu Perdebatan Kebijakan Anggaran Daerah

February 17, 2026
Dari Dugaan Pungli hingga Debat Pilkada, Nama Deddy Amrullah Kembali Disorot

Kontroversi Hibah Pendidikan Lampung, Aparat Didorong Bertindak

February 16, 2026
Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

Pemindahtangan Barang Milik Daerah, DPRD dan Sekda di Titik Penentu

February 16, 2026
Isu Pengawasan Hukum dan Keuangan Daerah Makin Mengemuka

Isu Pengawasan Hukum dan Keuangan Daerah Makin Mengemuka

February 16, 2026
Munculnya Penantang Baru di Tengah Kejenuhan Politik Lokal

Munculnya Penantang Baru di Tengah Kejenuhan Politik Lokal

February 16, 2026
Pantaufinance.com

Portal berita online yang menghadirkan informasi terkini seputar dunia keuangan, investasi, pasar modal, dan berbagai topik terkait ekonomi global dan lokal. Sebagai sumber informasi yang terpercaya, kami berkomitmen untuk menyajikan berita-berita terkini dengan akurat, cepat, dan mendalam.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Berita Keuangan
    • Keuangan Pribadi
    • Pendidikan Keuangan
    • Teknologi Keuangan
  • Bisnis dan Kewirausahaan
  • Infrastruktur
  • Investasi
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaufinance.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In